2017, Dinas PUPR Bengkulu Utara Menyisakan 2 Proyek Besar Yang Belum Tuntas

0
362
Kepala Dinas PUPR Bengkulu Utara, Heru Susanto. (Foto : Firdaus/RedAksiBengkulu)
Proyek Peningkatan Jalan Kota Bani – Suka Baru yang belum tuntas pengerjaannya di 2017. (Foto : Firdaus/RedAksiBengkulu)

RedAksiBengkulu.co.id, BENGKULU UTARA – Pada proyek infrastruktur jalan tahun anggaran 2017 di Kabupaten Bengkulu Utara ternyata ada 2 proyek yang belum selesai hingga kini. Kedua proyek tersebut adalah, proyek peningkatan Jalan Desa Kota Bani – Suka Baru dengan anggaran Rp 11.507.835.000 yang dilaksanakan PT Kawan Sehati. Padahal proyek ini mulai dikerjakan pada 5 Mei dan selesai masa kontraknya pada 26 Desember 2017 lalu.

Selanjutnya, proyek irigasi di Desa Sengkuang atau tepatnya di saluran irigasi Air Palik Tanjung Agung ini pelaksananya adalah CV Fermada Tri Karya dengan nilai kontrak Rp 4.975.223.000,-. Waktu pelaksanaannya mulai 17 Juli 2017 dan berakhir pada 28 Desember 2017.

Dikonfirmasi hal ini, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Bengkulu Utara (BU) Heru Susanto mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan tiga langkah kebijakan jika pihak rekanan tidak kunjung menyelesaikan pekerjaannya tersebut.

“Untuk saat ini kami masih memberikan ambang waktu selama 50 hari kalender bagi kedua kontraktor itu agar segera menyelesaikan proyek yang dikerjakannya. Namun tentunya dengan tambahan denda Rp 1.000/hari. Kebijakan ini berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah”, terang Heru, Jum’at (5/1/2018).

Namun, sambungnya, jika masih tak kunjung selesai, maka pihaknya akan menyanksi kedua rekanan tersebut. Di antaranya, jaminan pelaksanaan akan diklaim dan jaminan uang muka serta akan diklaim dan didaftarkan black-list.

 

Laporan : Firdaus

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.