ALHAMDULILLAAH !! Korban Tenggelam di Air Terjun Batu Betiang Berhasil Dievakuasi

0
312
Evakuasi korban tenggelam, Novis oleh Tim Gabungan Basarnas dibantu dengan warga setempat Kamis (15/3/2018) siang. [Foto: Muhamad Antoni]

RedAksiBengkulu.co.id, REJANG LEBONG – Novis (13), bocah yang tenggelam di Air Terjun Batu Betiang Minggu (11/3/2018) lalu, akhinya ditemukan dan berhasil dievakuasi, Kamis (15/3/2018) sekitar pukul 13.00 WIB. Korban ditemukan mengapung di lokasi air terjun tidak jauh dari tempat korban pertama kali dinyatakan hilang.

“Korban ditemukan mengapung di dekat lokasi pertama kali diketahui tenggelam. Tim dibantu warga setempat segera mengevakuasi mayatnya menuju ke Puskesmas Bermani Ulu Raya untuk dilakukan otopsi”, kata Kepala Kantor Badan SAR Nasional (Basarnas) Provinsi Bengkulu, Abdul Malik kepada RedAksiBengkulu.co.id, di Pos Evakuasi Desa Babakan Baru Kecamatan Bermani Ulu Raya Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu.

Ditambahkan Abdul, kondisi jasad saat pertama kali ditemukan masih utuh tidak ditemukan kerusakan.

“Kondisi suhu air yang dingin menyebabkan bakteri tidak berkembang sehingga tubuh korban tidak rusak,” ujarnya.

Evakuasi korban tenggelam, Novis oleh Tim Gabungan Basarnas dibantu dengan warga setempat Kamis (15/3/2018) siang. [Foto: Muhamad Antoni]
Evakuasi korban, lanjutnya, dari lokasi air terjun hingga ke pos yang berada di kaki bukit dibawa dengan menggunakan tandu, digotong secara bergantian. Kemudian dari pos itu dievakuasi lagi dengan ambulans yang sebelumnya sudah stand by di pos, lalu menuju puskesmas setempat.

“Proses evakuasi memakan waktu lebih kurang 1 jam. Saya berterimakasih dan mengapresiasi warga karena dalam upaya pencarian korban sangat maksimal. Karena dari kejadian ini, banyak warga dari 15 desa ikut serta mencari”, demikian Abdul.

Sementara itu, penuturan saksi mata di lapangan, Kepala Resort Rejang Lebong TNKS Sutoto yang berada di lokasi mengatakankorban sekitar pukul 13.00 WIB, jasad korban muncul secara tiba-tiba di lokasi air terjun tidak jauh dari lokasi tempat korban tenggelam. Seketika itu juga warga dan tim gabungan segera terjun dan mengangkat jasad tersebut.

“Korban muncul sendiri tidak jauh dari lokasi tenggelam. Mungkin sekitar 3 meter dari lokasi jatuh. Waktu muncul warga sempat terdiam sejenak, sontak ada warga yang berteriak dan korban segera diangkat,” kata Sutoto.

Di sisi lain, di rumah duka tepatnya di depan puskesmas, tampak ramai oleh warga yang melayat. Jenazah Novis dimakamkan di pemakaman desa setempat, sore itu juga. Kerabat korban, Ujang (45) mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang tidak bisa disebutkan satu per satu karena sudah merelakan, mengorbankan segala sesuatunya demi membantu mencari Novis.

“Kepada siapapun tanpa terkecuali termasuk warga dari desa tetangga, saya ucapkan terimakasih banyak. Novis dikuburkan langsung di pemakaman desa,” singkat Ujang.

Sedikit mengulas,  Novis bersama belasan teman-temannya menuju air terjun yang letaknya memang tidak jauh dari desanya, Minggu (11/3/2018). Mereka ke air terjun tujuannya untuk mandi atau berwisata.

Pagi itu mereka berangkat sekitar pukul 08.00 WIB. Sesampainya di lokasi air terjun, korban bersama teman-temannya mandi di air terjun. Sekitar pukul 11.00 WIB, Novis tenggelam. Sempat ada upaya pertolongan dari teman-temannya tapi usaha itu sia-sia.

Panik, beberapa teman-teman Novis berlari ke desa untuk melaporkan kejadian tersebut. Sekitar pukul 13.00 WIB, warga desa dan keluarga korban baru menerima laporan. Seketika itu warga desa setempat langsung menuju lokasi malam hari itu juga guna melakukan pencarian. Barulah keesokan paginya tim gabungan dari Basarnas dan lainnya turut membantu pencarian.

 

Laporan  : Muhamad Antoni

 

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.