Alif Septiansyah, Bocah Kelas 5 SD Penderita Leukosit yang Butuh Perhatian

Alif Septiansyah dan anggota keluarga lainnya di rumah gubuknya, di Desa Arga Mulya Kecamatan Padang Jaya Kabupaten Bengkulu Utara (BU) Provinsi Bengkulu. (Foto : Firdaus/RedAksiBengkulu)

RedAksiBengkulu.co.id, BENGKULU UTARA – Alif Septiansyah (12 tahun) kondisinya kini terbaring lemas di rumahnya di Desa Arga Mulya Kecamatan Padang Jaya Kabupaten Bengkulu Utara (BU) Provinsi Bengkulu. Anak pasangan Bejo Suryono dan Sutinah ini menderita penyakit Leukosit atau kekurangan sel darah putih.

Alif kini terpaksa tidak bisa melanjutkan sekolahnya di kelas 5 SD karena penyakitnya itu. Orangtua Alif tidak mampu untuk mengobati Alif lantaran tak ada uang untuk biaya berobat. Karena jika Alif berobat pastilah menginap di rumah sakit. Hal itulah yang dikeluhkan sang ayah.

Kepada awak media Bejo menuturkan, sehari-hari ia bekerja sebagai buruh tani. Setiap hari ia mengerjakan kebun karet majikannya dengan penghasilan sehari Rp 50 Ribu. Penghasilannya itu untuk menghidupi anggota keluarganya berjumlah 5 orang.

Bejo tinggal di rumah dengan dinding papan. Mereka tidur hanya beralaskan tikar. Namun Bejo tidak terlalu mempermasalahkan tempat tinggalnya. Bejo hanya mengkhawatirkan kondisi anaknya yang semakin hari semakin memburuk.

“Jujur, atas kondisi ini saya sangat mengharapkan bantuan. Karena kondisi Alif semakin hari semakin parah. Semoga pemerintah bisa melihat kondisi kami”, harapnya.

 

 

 

 

 

 

Laporan : Firdaus
Editor : Aji Asmuni

Comments

comments

Facebooktwittermail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *