Ambulans Yang Disalahgunakan Itu Milik Puskesmas Kabawetan Kepahiang. Pengendaranya Adalah…

Ambulans milik salah satu puskesmas di Kepahiang yang dijadikan sarana transportasi untuk lomba dan jualan makanan burung di Taman Remaja Kota Bengkulu. (Foto : facebook)

RedAksiBengkulu.co.id, KEPAHIANG – Ambulans BD 9178 GY yang disalahgunakan untuk transportasi lomba dan berjualan makanan burung di Taman Remaja Kota Bengkulu, Minggu (21/5/2017), ternyata diketahui milik Puskesmas Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu. (Baca : MANTAP !! Mobil Ambulans Puskesmas Digunakan Transportasi Lomba dan Jualan Makanan Burung)

Kepala Puskesmas Kabawetan Rabiatul Aini pun membenarkan jika ambulans tersebut memang peruntukannya di Puskesmas Kabawetan. Rabiatul Aini juga mengakui jika ambulans itu dipinjamkan oleh keponakannya yang bernama Rijja pada Minggu pagi. Hanya saja, setahu dia ambulans itu digunakan untuk mengunjungi kerabatnya yang sedang sakit.

“Memang benar ambulans itu yang pinjam keponakan saya. Katanya sama saya, untuk kunjungi saudara di Bengkulu yang sakit. Saya tidak tahu kalau ternyata digunakan untuk kegiatan lomba burung dan menjual pakan burung. Saya sendiri dibohongi dan terkecoh”, aku Rabiatul kepada RedAksiBengkulu.co.id  via telepon, Senin (22/5/2017).

Rabiatul Aini mengakui kesalahannya karena telah meminjamkan ambulans tersebut yang ternyata diluar peruntukannya. Ke depan ia berjanji akan berhati-hati lagi dalam segala hal khususnya terkait ambulans.

“Saya ngaku salah. Ke depan saya akan berhati-hati”, demikian Rabiatul Aini.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kepahiang Sudarno Kusuma menyatakan jika ia sudah memanggil dan meminta klarifikasi kepada kepala puskesmas atas penyalahgunaan ambulans tersebut. Atas kejadian itu, Sudarno juga menyatakan jika pihaknya sudah mengeluarkan surat teguran kepada kepala puskesmas yang bersangkutan.

“Saya juga sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) dan saya kirimkan kepada seluruh puskesmas yang ada di Kepahiang terkait etika penggunaan ambulans di masing-masing puskesmas”, demikian Sudarno.

 

 

 

 

Laporan : Hendra Afriyanto

Editor : Aji Asmuni

Comments

comments

Facebooktwittermail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *