Dikonfirmasi Jalan Yang Direhab Secara Swadaya, Kadis PUPR BU Jawab Tulis Berita Lain Saja

Warga dari 5 desa sedang merehab jalan lapen dengan rabat beton di jalan lintas Desa Tanjung Karet – Kota Agung Kecamatan Air Besi Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu, Minggu (18/6/2017), (Foto : ist)

RedAksiBengkulu.co.id, BENGKULU UTARA – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Bengkulu Utara, Heru Susanto ketika dikonfirmasi terkait rehab jalan yang dibangun secara swadaya oleh warga dari 5 desa, malah terkesan enggan berkomentar.

“Kenapa tidak menulis berita lain saja? Cari berita lain yang tidak menyangkut jalan,” kata Heru, Senin (19/6/2017).

Kemudian ketika awak media menanyakan soal penyebab terputusnya pembangunan jalan penghubung  5 desa di Kecamatan Air Besi tersebut, yang mana pembangunan hotmix jalan hanya sampai Desa Talang Ginting, Heru malah memalingkan wajah dan tidak mengeluarkan statemen apapun.

Sementara itu, Ketua Forum Kades Kabupaten Bengkulu Utara (FKKBU) Gulam Wahyudi menyayangkan sikap acuh DPUPR Bengkulu Utara selaku pihak yang berwenang atas pekerjaan jalan tersebut. Semestinya, kata Gulam Wahyudi, DPUPR Bengkulu Utara menanggapi dengan baik atau setidaknya mendukung apa yang sudah dilakukan warga tersebut dinilai sudah membantu pihak DPUPR Bengkulu Utara.

Di sisi lain, Gulam Wahyudi selaku kordinator yang mewakili desa-desa di Kecamatan Air Besi itu terus berharap Pemkab Bengkulu Utara bisa menindaklanjuti pembangunan hotmix jalan lintas antar desa tersebut. Mengingat pihaknya sudah berupaya mengawal usulan rehab jalan itu mulai Musrembangcam hingga Musrembangkab.

“Karena jika tidak disikapi, pihaknya khawatir akan terjadi kecelakaan lagi. Dan yang lebih dikhawatirkan lagi jatuhnya korban jiwa. Pasalnya kondisi jalan itu sudah rusak parah, terlebih di posisi tanjakan terjal yang mana kiri kanannya jurang”, kata Gulam Wahyudi.

 

Berita Terkait :

Tak Direspons Pemerintah, Warga Dari 5 Desa Ini Swadaya Rehab Jalan Kabupaten

 

Untuk diketahui, Minggu (18/6/2017) pagi, warga dari 5 desa merehab jalan lapen dengan rabat beton di jalan lintas Desa Tanjung Karet – Kota Agung Kecamatan Air Besi Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu. Jalan tersebut seharusnya kewenangan pembangunannya ada di Pemkab Bengkulu Utara.

Sebab jalan itu diperbaiki karena kondisinya rusak parah. Sejak dibangun, jalan lintas di 5 desa yaitu Desa Tanjung Karet, Talang Pungguk, Talang Ginting, Kertapati dan Talang Ginting Baru itu tidak pernah diperbaiki oleh Pemkab Bengkulu Utara.

 

 

 

 

 

 

Laporan : Firdaus
Editor : Aji Asmuni

Comments

comments

Facebooktwittermail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *