Yang Jual dan Main Petasan di Daerah Ini, Dipenjara !

0
156
Foto ilustrasi petasan : net

RedAksiBengkulu.co.id, BENGKULU UTARA – Guna menjaga keamanan dan ketertiban umum serta mencegah ada korban jiwa atau kebakaran yang disebabkan oleh ledakan petasan atau mercon, Kepolisian Resort Bengkulu Utara mengeluarkan maklumat tentang Larangan Menyalakan Petasan. Maklumat tersebut diterbitkan Kapolres Bengkulu Utara AKBP Ariefaldi Warganegara, S.Ik.

Dalam Maklumat bernomor MAK/1/V/2018 itu dijelaskan, baik masyarakat pengguna maupun si penjual petasan, akan diganjar hukuman jika maklumat tersebut tidak diindahkan.

Adapun isi maklumat tersebut yaitu ;

  1. Menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bengkulu Utara dan Bengkulu Tengah agar menjaga diri dan keluarga dari bahaya ledakan petasan dengan tidak menyalakan petasan.
  2. Dampak suara ledakan petasan dapat menyebabkan trauma psikis, keresahan dan mengganggu ketenangan serta korban jiwa pada masyarakat.
  3. Polres Bengkulu Utara akan menindak tegas bagi para produsen, para penjual dan para pengguna sesuai dengan hukum dan perundang-undangan yang berlaku, sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahu 1951 tentang Bahan Peledak, Pasal 1 Ayat 1 dengan ancaman kurungan 20 tahun penjara. Dan KUHP Pasal 187 disebutkan,”Barang siapa membuat, menerima, berusaha memperoleh, mempunyai persediaan, menyembunyikan, mengangkut atau memasukkan ke Indonesia bahan-bahan, benda-benda atau perkakas yang diketahui selayaknya diduga diperuntukkan untuk menimbulkan ledakan yang membahayakan nyawa orang lain atau menimbulkan bahaya umum bagi orang lain dan barang, akan diancam dengan pidana penjara paling lama 8 tahun atau pidana kurungan paling lama 1 tahun”.
  4. Bagi masyarakat yang mengetahui dan menemukan adanya pihak-pihak atau perorangan yang memproduksi, menjual serta menggunakan petasan agar segera melaporkan kepada petugas kepolisian terdekat atau menghubungi layanan kepolisian ke nomor 110 (bebas pulsa).

 

Laporan : Firdaus

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.