Berikut Penyebab Kendaraan Dinas Bengkulu Utara Belum Bisa Mengikuti Perkap Nomor 5 Tahun 2012

Laporan : Firdaus

RedAksiBengkulu.co.id, BENGKULU UTARA – Asisten III Setdakab Bengkulu Utara, Ramadanus mengungkapkan, belum dijalankannya Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 5 Tahun 2012, tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor lantaran banyak kendaraan dinas yang belum tertata.

Selain itu, kata Danus, terhambatnya penataan nopol (nomor polisi) kendaraan dinas ini juga dikarenakan anggaran. Mengingat dalam penataan nopol kendaraan dinas ini akan dibaliknamakan kembali, maka butuh biaya untuk hal itu dan itu akan dianggarkan pada Perubahan APBD (P-APBD).

“Biaya setiap balik nama kendaraan dinas itu nantinya akan dikembalikan ke masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ditargetkan tahun ini biayanya akan dimasukkan dalam usulan anggaran P-APBD”, imbuhnya.

Danus juga mengatakan, bahwa penyebaran kendaraan dinas di Bengkulu Utara saat ini masih belum seimbang dan belum merata kepada seluruh pejabat. Terlebih lagi pada OPD baru sering kali adanya perubahan antar sekretariat menjadi kendala tersendiri untuk mengikuti Perkap tersebut.

“Karena masih banyak kendaraan dinas yang belum merata oleh pejabat dan jumlahnya pun banyak yang sudah tidak layak digunakan. Itulah yang membuat kesulitan untuk menjalankan aturan (Perkap) tersebut”, demikian Ramadanus.

Diketahui, pengurutan nopol kendaraan dinas di Bengkulu Utara masih belum dilakukan dan masih amburadul. Untuk menatanya Pemkab Bengkulu Utara harus bersikap menata kembali kendaraan dinas dengan cara ditarik lalu diurutkan nopolnya sesuai dengan aturan dan prosedur Perkap Nomor 5 Tahun 2012.

Comments

comments

Facebooktwittermail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *