Berikut Penjelasan Kepala Dinas Kesehatan Kepahiang Soal Puskesmas Cugung Lalang

0
148
Kasi Pidsus Kejari Kepahiang, Arif Wirawan, ketika di Puskesmas Cugung Lalang Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu. (Foto : Hendra Afriyanto/RedAksiBengkulu)

Laporan : Hendra Afriyanto

Kasi Pidsus Kejari Kepahiang, Arif Wirawan, ketika di Puskesmas Cugung Lalang Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu. (Foto : Hendra Afriyanto/RedAksiBengkulu)

RedAksiBengkulu.co.id, KEPAHIANG – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kepahiang Sudarno Kusuma akui adanya keteledoran dalam pemugaran Puskesmas Cugung Lalang Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu, terkait perihal indikasi penghapusan aset tanpa melalui mekanisme sesuai prosedur yang berlaku.

“Memang satu sisi kami (Dinkes Kepahiang) salah, karena tidak mengikuti aturan tentang penghapusan aset. Dan keteledoran ini bukan berarti kami korupsi”, aku Sudarno kepada RedAksiBengkulu.co.id, Selasa (14/3/2017).

Lebih lanjut Sudarno menjelaskan, sedang dalam masa transisi jabatan dan saat itu ia ditunjuk sebagai Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kepahiang. Pada persoalan renovasi Puskesmas Cugung Lalang yang menggunakan anggaran DAK tersebut harus segera dibangun.

 

Berita Terkait :

Baru Selesai Dipugar, Puskesmas Cugung Lalang Ujan Mas Kepahiang Didatangi Jaksa

 

Mengingat situasi yang mendesak dan ditambah lagi keterbatasan lahan di lingkungan puskesmas tersebut terbatas, sehingga aset yang ada terpaksa terkena dampak pemugaran. Namun, sambungnya, aset itu masih tetap tercatat karena bangunan puskesmas yang lama tidak seluruhnya dihancurkan.

“Aset (bangunan lama) itu tetap tercatat. Ketika itu posisi saya sedang masa transisi jabatan. Dan pada waktu penganggaran sudah selesai, tinggal tandatangan dan pengumuman pemenang lelang (ganing) dan meng-SPK-kan (surat perintah kerja) orang kerja”, demikian Sudarno.

Sementara diketahui, pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 27 Tahun 2014, pasal 78 ayat 2 tentang pemusnahan aset dijelaskan, pelaksanaan pemusnahaan aset harus dituangkan dalam berita acara dan dilaporkan kepada bupati. Sedangkan dalam hal pemusnahan Puskesmas Cugung Lalang diduga unprosedural.

Terpisah, Bupati Kepahiang Hidayatullah Sjahid ketika dikonfirmasi perihal ini membenarkan jika pada masa itu sedang dalam posisi transisi jabatan Kepala Dinkes Kepahiang, sebelumnya dijabat Asli Samin digantikan oleh Sudarno (sebagai Pelaksana tugas). Bupati juga mengakui jika persoalan ini sedang dalam penanganan Inspektorat dan Kejaksaan Negeri Kepahiang.

“Kita lihat saja nanti bagaimana hasil dari (tindaklanjut) Inspektorat dan Kejari Kepahiang,” katanya.

Bupati menambahkan, persoalan pemugaran puskesmas itu mendesak, mengingat anggaran yang diturunkan dari kementerian harus diserap (dilaksanakan penggunaannya). Karena jika tidak, anggaran itu akan dikembalikan lagi ke pusat.

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.