Berikut Pernyataan Bupati Kepahiang Terkait Tuntutan SK dan Honor Petugas Kebersihan

Laporan : Hendra Afriyanto

Para petugas kebersihan yang mendatangi Sekretariat DPRD Kepahiang guna menuntut dikeluarkannya SK Kerja dan honorarium. (Foto : Hendra Afriyanto/RedAksiBengkulu)

RedAksiBengkulu.co.id, KEPAHIANG – Bupati Kepahiang, Hidayatullah Sjahid menuturkan, terkait SK (Surat Keterangan) kerja dan pembayaran honor petugas kebersihan atau pasukan kuning, pihaknya sedang mencari solusi yang tepat. Namun, dari 63 petugas kebersihan yang menuntut dengan mendatangi DPRD Kepahiang, Sabtu (4/3/2017) itu, bupati hanya merekomendasikan 46 orang.

Bupati melanjutkan, dari 63 orang itu diverifikasi, dilihat berdasarkan pada kebutuhan lokasi, kinerja dan daerah. Karena belakang diketahui, ada petugas yang berasal dari luar daerah (Kepahiang). Ada juga dalam 1 keluarga menjadi petugas kebersihan yang jumlahnya 2- 4 orang.

“Atas dasar itulah kami menganalisa dan memverifikasinya lagi”, terang bupati.

Terkait pembayaran honorarium, jelas bupati, pihaknya akan berkordinasi dengan DPRD Kepahiang. Mengingat anggaran honor tersebut akan diusulkan ke DPRD.

“Kalau persoalan kapan bayar, secepatnya. Tapi ini kan perlu ada persetujuan dari DPRD dulu”, sambungnya.

Sedang perihal SK sebagai dasar untuk pembayaran honor petugas kebersihan, kata bupati lagi, itu akan diserahkan pihak terkait. (Baca : Inspektorat Kepahiang : Honor Pasukan Kuning Bisa Dibayarkan Asalkan…)

“Secepatnya SK itu akan dibuat (terbitkan) supaya bisa dibayar honor mereka secepatnya. Nanti diakali untuk solusi yang tepat”, demikian bupati.

Comments

comments

Facebooktwittermail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *