Lukisan Dari Daun Pisang Karya Adiat Langsung Terjual Di Acara ….

Adiat (kiri) bersama Kades Tanjung Alam, Ferry Marzoni (kiri). (Foto : Dok/RedAksiBengkulu)

RedAksiBengkulu.co.id, KEPAHIANG – “Saya beli Rp 500.000. (Lukisan) Ini akan saya bawa pulang untuk dipajang di rumah agar Adiat termotivasi terus berkarya”, kata Su’urdi  yang juga Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kepahiang pada peresmian Gedung Sanggar Seni Desa Tanjung Alam, Senin (17/07/2017).

Su’urdi mengatakan, di dinasnya sudah disiapkan anggaran bagi pemuda yang memiliki potensi atau keterampilan. Namun sebaiknya untuk mendapatkan dana itu buat kelompok terlebih dahulu. Kemudian dari kelompok itu bisa mengusulkan proposal.

“Tak bisa perorangan. Harus bentuk kelompok dulu. Nanti bisa bantu”, kata Su’urdi.

Sementara itu, Adiat, si pelukis dari daun pisang kering itu mengaku sangat bangga salah satu karya lukisannya diapresiasi oleh salah seorang pejabat daerah.

“Jujur, saya bangga lukisan saya bisa dibeli bapak tadi (Su’urdi) . Tadi dia juga titip pesan ke saya, supaya  bentuk kelompok agar bisa mendapatkan dana dari kantor (dinas) nya. Insyaallaah pesan itu segera saya laksanakan”, akunya.

Adiat juga mengaku jika dirinya siap untuk membagikan ilmu keterampilannya itu kepada yang lainnya.

“Saya siap mengajarkan atau berbagi ilmu melukis dari daun pisang ini”, demikian Adiat.

 

Berita Terkait :

LUAR BIASA !! Pemuda Desa Ini Bisa Melukis Tapi Bukan Di Atas Kanvas Melainkan Di Atas ….
Resmikan Gedung Sanggar Seni Desa Tanjung Alam, Bupati Puji Lukisan Dari Daun Pisang

 

 

 

 

 

 

 

Laporan : Hendra Afriyanto
Editor : Aji Asmuni

Comments

comments

Facebooktwittermail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *