May Day, Ketimpangan Antara Pemilik Modal dengan Buruh Akan Terus ‘Berlabuh’ Jika …..

0
632
Ilustrasi Buruh. (Foto : net)

Laporan : Tata Riri

Ketua Komite Kota Perhimpunan Rakyat Pekerja (PRP) Bengkulu, Oky Alex. (Foto : Tata Riri/RedAksiBengkulu)

RedAksiBengkulu, BENGKULU – Masalah kesejahteraan buruh di Indonesia memang belum menemukan titik terang. Adanya ketimpangan dan belum adanya kesepakatan antara pemilik modal dengan buruh, menambah keterpurukan buruh.

Ketua Komite Kota Perhimpunan Rakyat Pekerja (PRP) Bengkulu, Oky Alex mengatakan, buruh di Indonesia khususnya di Bengkulu, belum mencapai kata ‘sejahtera’. Kebutuhan yang harus dipenuhi dalam kehidupan sehari-hari buruh tidak sesuai dengan gaji yang diberikan.

“Buruh di Bengkulu masih jauh dari sejahtera. Masih banyak buruh yang belum menerima apa yang menjadi hak-haknya sebagai buruh”, ujar Oky yang ditemui RedAksiBengkulu. 

Menurutnya, buruh di Bengkulu belum mendapatkan hak-haknya. Seperti hak kesehatan, hak pendidikan hingga hak terhadap kaum perempuan. Hak-hak tersebut harus dipenuhi oleh pemilik modal agar kesejahteraan buruh dapat tercapai.

“Bukan hanya hak kesehatan semata yang dibutuhkan oleh buruh, tetapi hak pendidikan. Terlebih lagi untuk buruh wanita yang juga memiliki hak-hak perempuan yang harus diberikan, seperti cuti hamil dan lain-lainnya”, tambahnya. 

Selain itu, jaminan hari tua juga penting bagi para buruh. Untuk itu, diharapkan para pemilik modal dapat memenuhi hak ini karena hak jaminan hari tua dapat membantu meringankan beban buruh di hari tua.

Ia juga berharap buruh di Indonesia, khususnya di Bengkulu dapat menyadari untuk memperjuangkan hak demi penghidupannya yang layak. Buruh yang saat ini belum memiliki kekuatan dan dikekang oleh pemilik modal dapat bangkit untuk memperjuangkan haknya.

“Upah yang diterima oleh buruh di Bengkulu ini hanya Rp 1,6 juta. Diharapkan buruh dapat sadar akan pemenuhan hak-haknya sehingga tidak ada kata Tuan dan Budak seperti yang  ada pada saat ini”, pungkasnya.

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.