Lestarikan Budaya, Desa Pungguk Meranti Gelar Lomba Tarian Adat

3
184
Pemusik tradisonal Desa Pungguk Meranti Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Kepahiang pada kegiatan Lomba Tarian Tradisional. (Foto : Hendra Afriyanto/RedAksiBengkulu)
Pemusik tradisonal Desa Pungguk Meranti Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Kepahiang pada kegiatan Lomba Tarian Tradisional. (Foto : Hendra Afriyanto/RedAksiBengkulu)

Jurnalis : Hendra Afriyanto

RedAksiBengkulu.co.id, KEPAHIANG – Desa Pungguk Meranti Kecamatan Merigi Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70, yang jatuh pada Kamis ,29 September 2016. Dalam perayaan HUT desa kali ini, ada rangkaian perlombaan, diantaranya lomba Tari Manjo-Manjo dan Tari Berejung.

Kedua tarian ini tergabung dalam rangkaian tarian adat Bengkulu Selatan (Serawai). Pada tarian ini nanti, dimulai oleh penabuh alat musik sedang penarinya dilakukan oleh usia lanjut.

Kepala desa setempat Arman mengungkapkan, perlombaan ini merupakan bentuk pelestarian budaya Bengkulu Selatan (Serawai) yang saat ini mulai pudar dengan perkembangan zaman.

“Momentum HUT desa kali ini, rangkaian acaranya kami tampil beda. Maksudnya, tahun ini pihak desa berupaya untuk melaksanakan pelestarian budaya Serawai yang selama ini terkesan mulai lupa akibat modernisasi. Makanya kami buat sejenis lomba tari adat ini,” terang Arman.

Kepala Desa Pungguk Meranti, Arman (kiri). (Foto : Hendra Afriyanto/RedAksiBengkulu)

Disinggung terkait peserta lomba tari dilakukan oleh warga yang berusia lanjut, Arman menjelaskan, pada prinsipnya, peserta Tari Manjo-manjo dan Berejung ini tidak memiliki batasan usia. Kenapa dilakukan pada warga usia lanjut, karena harus diakui juga, kalangan remaja kini banyak tidak mengetahui tarian tersebut. Sehingga warga yang usia lanjutlah yang melakukannya sebagai contoh bagi generasi muda kini.

“Dengan begitu, penari usia lanjut ini nantinya bisa menularkan ke pemuda-pemudi desa. Dan tidak menutup kemungkinan tahun mendatang peserta tari itu sudah bisa dilakukan oleh muda-mudi desa,” jelasnya kepada RedAksiBengkulu.co.id

Arman berharap, selain dalam momentum ulang tahun desa, tarian ini selalu ditampilkan pada seremoni apapun di desa. Bila perlu, sambungnya, setiap hajatan pernikahan, tarian bisa ini ditampilkan.

Di sisi lain, selain lomba tari, perayaan HUT Desa Pungguk Meranti ini juga menggelar lomba Sekapur Sirih Adat dan lomba administrasi pemerintahan di tingkat dusun.

Comments

comments

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.