Masuk Zona Muntahan Lahar Gunung Kaba Rejang Lebong, Desa-Desa Ini Dipasangi Rambu Bencana

Ilustrasi Peta Evakuasi (Foto Peta : net)

RedAksiBengkulu.co.id, REJANG LEBONG – Sedikitnya ada 6 desa yang dipasang rambu bencana. Yakni Desa Air Dingin Kecamatan Sindang Kelingi, Desa Empat Suku Menanti Kecamatan Sindang Dataran, Desa Sindang Jaya Kecamatan Sindang Kelingi, Desa Sumber Urip, Desa Air Meles Atas dan Desa Talang Lahat Kecamatan Selupu Rejang. Pemasangan rambu-rambu di 6 desa ini, karena desa-desa tersebut menjadi zona aliran atau muntahan lahar Gunung/Bukit Kaba jika meletus.

Pemasangan rambu bencana ini, kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rejang Lebong, Basuki, merupakan program Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai bentuk mitigasi dalam penanganan dini bencana gunung berapi. Bentuk rambu-rambu berupa papan nama pemberitahuan atau petunjuk jalur evakuasi untuk menuju lokasi aman (safety) apabila terjadi bencana.

“Rambu-rambu itu dimaksudkan supaya berguna untuk mempermudah pengungsi menuju lokasi evakuasi jika terjadi gunung meletus”, kata Basuki.

 

Baca Juga :

Menjaga Tradisi Kejawen di Tanah Rejang, Berharap Berkah di Bawah Kaki Bukit Kaba
Ternyata Desa Ini Dulunya Daerah Tukar Guling dari Desa di Kaki Gunung Kunir Purworejo Jateng

 

Ditambahkannya, rambu-rambu sebanyak 261 unit di desa-desa itu dipasang karena selama ini belum ada rambu-rambu evakuasinya. Di Rejang Lebong sendiri, pemasangan rambu bencana itu karena Rejang Lebong masuk dalam urutan ke 136 kabupaten/kota di Indonesia yang indeks rawan bencana nya tinggi.

“Dari data BNPB terbaru, daerah (Rejang Lebong) kita ini berada di urutan 136 kabupaten/kota seluruh Indonesia yang jadi sorotan indeks bencana tinggi”, ujarnya.

Di sisi lain, tercatat hingga Oktober 2017, sedikitnya sudah terjadi 25 bencana alam. Bencana yang paling sering yaitu longsor. Sedangkan yang lainnya banjir bandang dan puting beliung.

 

 

 

 

 

 

Laporan : Muhamad Anton
Editor : Aji Asmuni

Comments

comments

Facebooktwittermail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *