Wabup Kepahiang ; Kewenangan dan Tanggungjawab Perbaikan Jembatan Itu Ada Di Pemerintah

Laporan : Hendra Afriyanto

Wabup Kepahiang, Netty Herawati dalam sambutannya usai gotong-royong Jembatan Air Lanang Desa Tanjung Alam. (Foto : Hendra Afriyanto/RedAksiBengkulu)

RedAksiBengkulu.co.id, KEPAHIANG  – Dalam kunjungannya ke Desa Tanjung Alam Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu, Sabtu (24/9/2016), Wakil Bupati Kepahiang Netty Herawati mengungkapkan, tidak sewajarnya masyarakat repot bergotong-royong merehab jembatan. Sebab kewenangan dan tanggungjawab perbaikan jembatan merupakan tanggungjawab pemerintah. Namun mengingat kondisi yang begitu mendesak, gotong-royong alternatif yang sangat pas dan bijak.

“Saya apresiasi kekompakan warga (Desa Tanjung Alam) sini. Sebenarnya (perbaikan) ini adalah tanggungjawab pemerintah. Sekali lagi saya apresiasi sekali atas kekompakan warga,” ujar Netty dalam pidatonya.

Dengan begini, sambungnya, warga desa setempat bisa sedikit lega dibanding sebelumnya setelah direhab jembatan utama akses masuk desa itu.

Sedang Wakil Ketua I DPRD Kepahiang, Andrian Defandra yang juga turut berbaur dalam gotong-royong mengungkapkan, tertundanya perbaikan jembatan tersebut bukan karena dicoret dari anggaran Perubahan APBD (P-APBD) 2016, melainkan adanya defisit anggaran sebesar Rp 59 Miliar. Sehingga anggaran untuk pembangunan jembatan ditunda dan akan dianggarkan di APBD 2017.

“Anggaran jembatan Air Lanang Desa Tanjung Alam ini bukan dicoret, namun ditunda. Andai saja perbaikan itu berupa jalan, mungkin bisa dianggarkan dan bisa saja dipangkas sedikit dananya dan dikurangi volumenya. Tapi kalau untuk jembatan tidak bisa dan harus utuh. Tapi, anggaran jembatan ini sudah dipastikan tahun 2017 akan dibangun dengan anggaran sebesar Rp 3.5 Miliar ,” kata Aan dalam sambutannya.

Kepada Redaksibengkulu.co.id, Sekretaris Desa Tanjung Alam Yono Kodi mengungkapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan bahkan meluangkan waktunya untuk bergotong-royong memperbaiki jembatan tersebut. Meski diakuinya banyak pihak yang berpartisipasi namun pihaknya selaku perangkat desa juga telah berjuang mencari sumbangan sejak jauh-jauh hari.

“Alhamdulillaah, 1 minggu sebelum kegiatan dimulai sudah terkumpul dana. Sekali lagi, terima kasih banyak atas semua dukungan, baik tenaga, materi dan lainnya, sehingga kegiatan ini terlaksana. Ucapan terima kasih juga kepada kades-kades se-Merigi dan Ujan Mas, DPRD  Kepahiang serta Bupati dan Wakil Bupati Kepahiang yang telah menyumbang,” singkat Yono.

Comments

comments

Facebooktwittermail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *