Balai Arkeolog Palembang : Penemuan Fosil Hewan Purba Baru Pertama Kali di Kepahiang

0
181
Tim Balai Arkeologi Palembang didampingi Penggiat Budaya Kepahiang, Watini dan tim dari Disdikbud Kepahiang dengan fosil yang ditemukan. [Foto ; ist]

RedAksiBengkulu.co.id, KEPAHIANG – Fosil rahang Gajah purba yang ditemukan di areal persawahan milik Ramli di Desa Suro Muncar Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu, sangat dimungkinkan masih banyak tertimbun di areal tersebut. Ini diungkapkan Ketua Tim Pencarian dan Penggalian dari Balai Arkeolog Balai Palembang, Kristantina.

Diungkapkannya, fosil rahang bagian bawah yang diduga fosil Gajah purba yang ditemukan sebelumnya itu diperkirakan usianya sudah sekitar 10.000 tahun lalu. Fosil itu panjangnya 14 cm lebar 12 cm dan tebal 5 cm.

“Penemuan fosil hewan purba ini merupakan penemuan pertama kali di Kabupaten Kepahiang. Jadi, sangat dimungkinkan fosil hewan purba itu masih banyak di areal sawah itu”, kata Kristanti.

Disinggung seberapa besar dan tinggi serta apa jenis kelamin dari hewan purba itu, Kristanti belum bisa menjelaskan lebih lanjut, mengingat fosil itu masih akan diteliti dan dicari serpihan-serpihan fosil lainnya.

“Kami belum bisa pastikan ukuran dan jenis kelamin. Karena kami masih akan meneliti. Yang ditemukan itu baru sebagian kecil. Bisa jadi kelak akan ditemukan lebih besar lagi serpihan atau tulang belulang lainnya”, lanjutnya.

Berita Terkait : Di Desa Ini Ditemukan Fosil Hewan Purbakala Yang Hidup di Zaman Mesolitikum

Di sisi lain, terkait penemuan Tempayan Kubur, Kapak Batu (Beliung), Mata Tombak Batu, Batu Menhir, Batu Belincung di Tambang Pasir milik Arbi di Desa Tebat Monok Kecamatan Kepahiang pada pertengahan Oktober 2016 lalu, sudah diteliti dan diserahkan hasil (laporan) penelitiannya.

“Nah, untuk fosil ini, bisa jadi tahun depan baru akan diserahkan laporan lengkapnya”, tutupnya.

 

Laporan : Hendra Afriyanto

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.