Bupati Kirim Undangan Resmi Tapi Malah Dikembalikan Pejabat Nonjob. Apa Yang Salah ?

Undangan HUT ke-72 Kemerdekaan RI yang ditujukan kepada Pejabat Nonjob, Irawan. (Foto : ist)

RedAksiBengkulu.co.id, BENGKULU UTARA – Salah seorang pejabat Pemkab Bengkulu Utara yang sudah nonjob mengembalikan undangan resmi dari Bupati Bengkulu Utara. Undangan tersebut terkait kegiatan rangkaian peringatan HUT ke 72 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).

Pejabat tersebut adalah Irawan, yang kini nonjob di Dinas Kesehatan (Dinkes) Bengkulu Utara. Sedangkan undangan yang ditujukan kepadanya benar atas nama Irawan, namun masih tertulis jabatannya selaku Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Bengkulu Utara. Padahal sejak beberapa bulan lalu ia dinonjobkan. Merasa tersinggung, Irawan pun mengembalikan undangan itu kepada pengirimnya.

“Maksudnya apa mengirim undangan dengan jabatan yang sudah tidak lagi saya jabat. Ini pelecehan kepada PNS yang sudah dinonjobkan,” tulis Irawan melalui pesan singkatnya.

Irawan menilai, undangan yang diterimanya sesaat itu merupakan undangan pelecehan kepada pejabat nonjob. Kesalahan pemberian undangan itu dinilainya kesalahan yang sangat fatal. Karena menurut Irawan itu menyangkut harga diri sebagai ASN (Aparatur Sipil Negara).

Irawan berharap perihal ini tidak terulang lagi. Ia juga mengimbau, kepada pembuat dan pengirim undangan agar lebih teliti lagi sebelum mengirimkan undangan. Terlebih, undangan itu sifatnya penting dan resmi.

“Harapan saya, ini tidak terulang lagi. Ini sensitif. Apalagi undangan resmi dengan menggunakan kop serta cap dan tandatangan Bupati Bengkulu Utara Mian,” demikian Irawan.

Undangan itu adalah undangan untuk menghadiri rangkaian peringatan HUT Ke 72 Kemerdekaan RI tahun 2017 yang akan diselenggarakan Selasa 15 Agustus 2017, pada pukul 09.00 WIB, bertempat di Balai Daerah Kabupaten Bengkulu Utara. Acaranya, ramah tamah dan pemberian bingkisan kepada Veteran, Pejuang, Purnawirawan, Wredatama dan Warakawuri serta penghargaan kepada ASN.

 

 

 

 

 

 

Laporan : Firdaus
Editor : Aji Asmuni

Comments

comments

Facebooktwittermail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *