Di Bengkulu 17 Anak Terinfeksi HIV/AIDS, 1 Orang Meninggal. Komunitas Peduli ADHA Galang Dana

0
218

Laporan : Tata Riri

Komunitas dari Yayasan Bengkulu Plus yang sedang menggalang dana di Simpang Lima Ratu Samban Kota Bengkulu untuk membantu Anak Dengan HIV/AIDS (ADHA) yang kurang mampu. (Foto : Tata Riri/RedAksiBengkulu)

RedAksiBengkulu.co.id, BENGKULU – Senin (15/05/17) siang, belasan anggota Yayasan Bengkulu Plus menggalang dana di Simpang Lima Ratu Samban Kota Bengkulu untuk membantu Anak Dengan HIV/AIDS (ADHA) yang kurang mampu. Aksi galang dana itu merupakan rangkaian Malam Renungan Aids Nusantara (MRAN) yang biasa diperingati setahun sekali yang puncak acaranya diperingati pada Selasa (16/5/17) besok.

Biasanya, pada malam MRAN menyalakan seribu lilin sebagai simbol penyemangat bagi pengidap HIV/AIDS dalam melawan penyakitnya. Hanya saja, informasi yang diperoleh RedAksiBengkulu.co.id, aksi MRAN yang tadinya diagendakan akan digelar di Lapangan View Tower Kota Bengkulu, tidak bisa dilaksanakan lantaran tidak mendapatkan izin dari pihak terkait.

“Hasil galang dana ini akan diberikan kepada anak-anak yang mengidap HIV/AIDS yang kurang mampu”, kata koordinator aksi, Fitria.

Fitria menambahkan, ADHA yang diutamakan adalah anak yang sudah tidak memiliki orang tua (yatim/piatu) atau anak yang hanya tinggal bersama kakek/nenek maupun bersama saudaranya.

Dari data yang tercatat, ada 18 orang di Kota Bengkulu yang usianya kisaran 3 – 13 tahun yang berstatus ADHA. Namun seorang lagi sudah meninggal dunia dan kini jumlahnya menjadi 17 anak. Sebagian dari anak-anak ADHA itu tinggal diketahui tinggal bersama kakek/nenek maupun kerabatnya.

Untuk diketahui, anak ADHA biasanya mengidap HIV/AIDS sejak lahir. Namun ada juga yang sudah dewasa baru diketahui mengidap HIV/AIDS melalui tes deteksi HIV/AIDS. Yayasan Bengkulu Plus memiliki peninjau lapangan untuk memberikan sosialisasi dan mengajak masyarakat untuk menjalani tes deteksi HIV/AIDS sehingga dapat dilakukan penanganan selanjutnya.

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.