Ini Orang-orang Yang Diberangkatkan ke Jakarta Pasca OTT KPK Malam Tadi

Perempuan paruh baya yang belum diketahui identitas dan kapasitasnya sebagai apa dalam kaitannya pada OTT KPK malam tadi. Perempuan itu tampak digiring Penyidik KPK RI ketika keluar dari ruang Direskrim Polda Bengkulu dan akan diberangkatkan ke Jakarta. (Foto : ist)

RedAksiBengkulu.co.id, BENGKULU – Yang diberangkatkan oleh Penyidik KPK pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) di salah satu kediaman orang-orang yang diamankan di Kelurahan Sawah Lebar sekitar pukul 23.00 WIB Rabu (6/9/2017), berjumlah 5 orang.

Mereka yang diberangkatkan dengan menggunakan pesawat Citilink sekitar pukul 13.45 WIB adalah,  Dahniar (maaf sebelumnya tertulis Daniar) yang diketahui pensiunan Panitera Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu. Anak dari Dahniar, yakni Deni Agus juga diberangkatkan ke Jakarta. Namun sejauh ini belum ada informasi resmi apakah keterlibatan Deni Agus tersebut? Apakah ada kaitannya atau hanya sekedar menemani ibunya?

Oknum Panitera Pengganti di PN Bengkulu, Hendra Kurniawan saat digiring Penyidik KPK. (Foto : ist)

Lalu yang diberangkatkan ke Jakarta yakni Hendra Kurniawan, yang merupakan Panitera Pengganti aktif di PN Bengkulu. Selanjutnya oknum Hakim perempuan di PN Bengkulu, Suryana (maaf sebelumnya tertulis inisial DS, seharusnya inisial S). Dan seorang perempuan yang hingga kini belum diketahui identitas dan kapasitasnya sebagai apa? Perempuan yang termasuk diamankan di ruang Direskrim Polda Bengkulu ini ketika itu yang mengenakan jilbab putih pakaian (jaket) merah.

Kelima orang yang diberangkat oleh penyidik KPK tersebut dibenarkan oleh Direktur Reskrimsus Polda Bengkulu, Kombes Pol Herman.

“Benar malam tadi ada OTT KPK. Dan mereka diberangkatkan ke Jakarta”, kata Kombes Pol Herman dalam keterangan di hadapan awak pers, sekitar pukul 06.30 WIB, Kamis (7/9/2017).

 

Berita Terkait :

Bengkulu OTT Lagi ! Oknum Pegawai PN Bengkulu Diamankan Penyidik KPK
OTT KPK, Diduga Oknum Hakim Tipikor Bengkulu Juga Diamankan

 

Ketika ditanya lebih jauh di mana tepatnya lokasi OTT dilangsungkan, Herman enggan menjawab karena bukan wewenangnya. Lalu disinggung berapa jumlah nominal uang yang diamankan sebagai barang bukti (BB), Herman juga mengaku tidak tahu.

“BB (uang) sedang dihitung. Saya gak tau nominalnya. Tapi kemungkinan cuma sebesar ratusan juta rupiah, gak sampai miliaran”, jawabnya.

Namun Herman mengungkapkan, dari OTT yang dilakukan di Kelurahan Sawah Lebar itu bermula dari 3 orang yang diamankan. Kemudian dari pengembangannya menjadi 5 orang. Disinggung terkait kasus apa? Heman hanya menjawab kemungkinan terkait kasus di salah OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Kota Bengkulu.

 

 

 

 

 

 

Laporan : Julio Rinaldi
Editor : Aji Asmuni

Comments

comments

Facebooktwittermail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *