Iskandar Kasim : YRSA Bukan Yayasan Baru, Tapi Meneruskan YRSBU

Kampus Universitas Ratu Samban. (Foto : Firdaus/RedAksiBengkulu)

RedAksiBengkulu.co.id, BENGKULU UTARA – Sebelumnya Iskandar Kasim, selaku Dewan Pendiri Yayasan Ratu Samban Bengkulu Utara (YRSBU) dan juga pendiri Universitas Ratu Samban (Unsras) menyatakan, bahwa terbentuknya Yayasan Ratu Samban Argamakmur (YRSA), indikasinya perintah dari Bupati Bengkulu Utara Mi’an. Mengingat di YRSBU ia menjadi pembina, namun tidak diinginkan oleh kepala daerah saat ini.

Namun di sisi lain Iskandar Kasim juga menyatakan, bahwa YRSA bukan yayasan baru melainkan meneruskan yayasan lama (YRSBU). Itu berdasarkan Akta Notaris Nomor 84 Tanggal 20 Juni 2004, yang mana selaku notarisnya adalah Raga Purba, SH.

“Kami bukan mendirikan yayasan baru (YRSA), tapi meneruskan yayasan lama (YRSBU)”, ungkap Iskandar.

Disinggung jika YRSA merupakan lanjutan yayasan yang menaungi Unras, lantas seperti apa yayasan YRSBU yang sudah 17 tahun menaungi Unras ? Iskandar menjawab, jika dirinya tidak pernah menganggap YRSBU.

Pasalnya, ketika itu YRSBU diubah lagi oleh Jennita Fitriani, yang kala itu masih berstatus istri dari Imron Rosyadi. Oleh Jennita Fitriani diubahlah akte tersebut dengan notarisnya, Arnaidi, SH menjadi Akta Notaris Nomor 20 Tanggal 30 Maret 2013.

Dari perubahan itu, semula Dewan Pendiri 5 orang yakni Iskandar Kasim Jazuri Jamal, Mardiana, Ahmad Asik, dan Suhardi M Nur, lalu berubah menjadi 7 orang. Tambahan Dewan Pendiri itu adalah Imron Rosyadi dan Buyung Satria. Namun bagi Iskandar Kasim, perubahan dan penambahan dewan pendiri itu dinilai Dewan Pendiri lama, tidak berdasar.

“Kami tidak tahu dengan notaris perubahan yang menggunakan Notaris Arnaidi SH. Karena mereka kasak-kusuk waktu itu, ya saya setuju aja. Karena bupatinya waktu itu Imron Rosyadi”, beber Iskandar.

 

 

Berita Terkait :

Apa Yang Sebenarnya Terjadi di Universitas Ratu Samban Argamakmur Bengkulu Utara ?
Dewan Pendiri : Demi Unras, Yayasan Baru YRSA Itu Dibentuk Memang Atas Permintaan …..
Sekretaris YRSBU : Kami Sangat Menyayangkan Unras Dipolitisir Bupati

 

Iskandar Kasim juga menambahkan, bahwa berdasarkan aturan Undang-undang Yayasan yang keluar tahun 2008, yang mana dalam yayasan tidak ada lagi istilah dewan pendiri namun pemegang saham. Nah, disinggung siapa yang menjadi pemegang saham, Iskandar no comment.

” Saya tidak tahu soal itu. Yayasan yang saya ketahui hanya yayasan yang dengan Notaris Raga Purba dan yang menaungi Unras adalah YRSA”, demikian Iskandar.

 

 

 

 

 

 

Laporan : Firdaus
Editor : Aji Asmuni

Comments

comments

Facebooktwittermail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *