Kesal dengan Dinas Pekerjaan Umum, Warga Desa Ini Galang Kumpul Koin

0
87
Warga RT 10 Dusun Tegal Rejo Desa Karang Suci Kecamatan Argamakmur Kabupaten Bengkulu Utara (BU) Provinsi Bengkulu, terlihat sedang menggalang aksi kumpul koin untuk dikirim ke Dinas PUPR Bengkulu Utara. [Foto : ist]

RedAksiBengkulu.co.id, BENGKULU UTARA – Jalan yang rusak tak kunjung diperbaiki dan selalu termakan janji, warga RT 10 Dusun Tegal Rejo Desa Karang Suci Kecamatan Argamakmur Kabupaten Bengkulu Utara (BU) Provinsi Bengkulu, menggalang aksi kumpul koin. Yang mana koin (uang logam) itu nantinya dikirim ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Bengkulu Utara.

Ternyata aksi pengumpulan koin ini sudah dilakukan warga setempat sejak beberapa bulan belakangan. Dan rencananya pada puncaknya HUT Kemerdekaan RI kelak, koin itu akan diserahkan ke dinas terkait.

Warga setempat Ali mengungkapkan, aksi pengumpulan koin ini sebagai bentuk kepedulian warga setempat terhadap jalan lingkungannya yang sudah bertahun-tahun rusak tak kunjung diperbaiki pemerintah.

“Uang (koin) ini akan kami antar ke Dinas PUPR sebagai sumbangsih kami ke dinas terkait. Bahwa kami sebagai warga butuh infrastruktur jalan yang layak. Karena jalan di lingkungan kami sudah rusak berat”, paparnya.

Ali melanjutkan, setiap tahun jalan di lingkungannya selalu diukur oleh pihak dinas. Namun sampai kini kenyataannya jalan itu tidak juga mulus. Sedangkan sejak jalan rusak dan semakin parah kerusakannya, tidak sedikit pengendara yang sudah jadi korban kecelakaan.

“Sering kali motor kecelakaan atau jatuh. Kami warga sini juga butuh perhatian. Pemerintah selalu koar-koar pembangunan infrastruktur jalan jangan cuma jadi komoditas pencitraan. Harus dibuktikan dong”, imbuhnya.

Tambah Ali, selama ini Pemerintah Bengkulu Utara kesannya seperti fokus pada pembangunan yang ada di daerah pinggiran yang justru daerah itu belum dihuni atau belum padat penduduknya. Sedangkan jalan di dalam kota ada yang rusak parah, terkesan disepelekan.

“Kami bukan cemburu dengan pembangunan di kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Lagita. Tapi perhatikan juga kami yang dekat atau di dalam kota ini. Harapan kami, tahun ini supaya segera diperbaiki”, tutupnya.

 

Laporan : Firdaus

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.