Press "Enter" to skip to content

Mantan Pjs Kades Gunung Agung Kecamatan Argamakmur Laporkan Kadesnya Lagi

Laporan dari Mantan Pjs Perangkat Desa Gunung Agung Kecamatan Argamakmur yang ditujukan kepada Polres Bengkulu Utara belum lama ini. (Foto : Firdaus/RedAksiBengkulu)

RedAksiBengkulu.co.id, BENGKULU UTARA – Jika sebelumnya mantan Kepala Desa (Kades) Gunung Agung Kecamatan Argamakmur Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu, Rio Hermawan melaporkan kades definitif Budianto Babul terkait dugaan pemalsuan tandatangan, kali ini Rio kembali melaporkan kades itu terkait perkara dugaan korupsi. Namun laporan Rio kali ini bukan ditujukan ke Polres Bengkulu Utara melainkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Argamakmur. (Baca : Di Argamakmur Bengkulu Utara, Kades Ini Dilaporkan Polisi Oleh Mantan Pjs Kades)

Pelaporan tersebut dibenarkan Rio Hermawan sembari menunjukkan bukti pengaduannya kepada awak media. Rio mengatakan, ia melaporkan tindakan tidak wajar Budianto Babul, selaku Kades Gunung Agung terkait dugaan korupsi penggunaan Dana Desa (DD) Tahap II 40 persen.

Di surat yang ia layangkan ke Kejari Argamakmur, Rio menerangkan, bahwa kades diduga melakukan tindak pidana korupsi, yang diantaranya, daftar tanda terima honorarium pelaksana kegiatan bidang pelaksanaan pembangunan desa. Kegiatan pembangunan jalan rabat beton yang dilaksanakan pada Juli hingga Desember 2016.

“Ada yang janggal pada pengerjaan kegiatan pembangunan rabat beton. Dan lampiran kejanggalannya sudah saya lampirkan di laporan yang sudah dilaporkan ke Kejari,” akunya.

Rio berharap laporan tersebut ditindaklanjuti oleh Kejari Argamakmur. Mengingat laporan sebelumnya yang ditujukan ke Polres Bengkulu Utara terkait pemalsuan tandatangan Rio selaku mantan kades dan perangkat desa lainnya yakni, mantan Sekdes Gunung Agung, Awaludin  dan mantan Kasi Pembangunan Desa, Ide Bagus Barate, hingga saat ini belum ada tindaklanjut dari kepolisian.

“Saya harap aparat penegak hukum bertindak sesuai dengan koridor hukum yang berlaku. Mengingat pembuktian tindak pidana yang dilakukan kades sudah sangat dan barang bukti pun sudah dilampirkan dengan jelas”, demikian Rio.

 

Berita Terkait :

Dituding Palsukan Tandatangan, Begini Pengakuan Kades Yang Juga Mantan Anggota DPRD BU

 

Sementara itu, Kapolres Bengkulu Utara AKBP Ariefaldi Warga Negara melalui Kasat Reskrim AKP Jufri saat dikomfirmasi menjelaskan, terkait laporan dugaan pemalsuan tandatangan itu pihaknya sedang mendalaminya. Kasat juga mengatakan, perkara tersebut tidak bisa dilakukan gegabah dan pihaknya akan melengkapi berkas beserta keterangan saksi.

“Kami sudah panggil dan dengarkan keterangan saksi dan terlapor. Tapi kami masih akan mendalami laporan itu. Untuk lebih jauh, belum bisa dipublikasikan. Biarlah penyidik kami bekerja dulu”, demikian kasat.

 

 

 

 

 

 

 

Laporan : Firdaus
Editor : Aji Asmuni

Comments

comments

Facebooktwittermail

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *