Dugaan Penyimpangan DD/ADD Tahun 2017
Perdana di Kepahiang, Tersandung Kasus Kades Ini Ditahan Jaksa

0
131
Tersangka kasus dugaan korupsi DD/ADD Desa Limbur Lama Kecamatan Bermani Ilir Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu tahun anggaran 2017 resmi ditahan Kejari Kepahiang [Foto : ist]

RedAksiBengkulu.co.id, KEPAHIANG – Kepala Desa Limbur Lama Kecamatan Bermani Ilir Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu, Riduan Siswandi, ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepahiang karena tersandung kasus dugaan penyimpangan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (DD/ADD) tahun anggaran 2017. Ini kali pertama kades di Kepahiang yang tersandung kasus DD/ADD dan ditahan jaksa.

Namun kades tersebut tidak sendirian ditahan, melainkan dengan Konsultan, Arlianto. Penahanan kades dan konsultan ini setelah sebelumnya menjalani pemeriksaan selama 9 jam di Kejari Kepahiang, Senin (30/4/2018).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kepahiang, Lalu Syaifudin melalui Kasi Intelijen, Arya Marsepa mengatakan, keduanya resmi ditetapkan sebagai tersangka karena telah melakukan tindak pidana korupsi dibalik pengelolaan DD/ADD tahun anggaran 2017 senilai Rp 300 juta dari total APBDes Limbur Lama senilai Rp 1.176.287.880.

“Rp 622.295.000 digunakan untuk pembangunan fisik berupa pembangunan drainase. Namun, dalam pelaksaan ditemukan dugaan korupsi berupa mark up harga, SPj fiktif, dan pengurangan volume fisik. Kades dibantu konsultan perencana dan pengawas, Arlianto. Keduanya sudah kami antar ke Lapas Curup”, papar Arya Marsepa.

Alasan kedua tersangka harus ditahan selama 20 hari menginggat keduanya dikhawatirkan menghilangkan barang bukti atau bisa jadi akan melarikan diri.

“Keduanya diancam hukuman diatas 5 tahun penjara”, demikian Arya.

 

Laporan : Hendra Afriyanto

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here