PERHATIAN !! Ini Aturan Baru Jika Ingin Mendaki TWA Bukit Kaba di Rejang Lebong – Bengkulu

0
505
Camp pendaki Bukit Kaba. (Foto : Muhamad Antoni/RedAksiBengkulu)
Tangga di puncak Bukit Kaba, Rejang Lebong – Bengkulu. (Foto : Muhamad Antoni/RedAksiBengkulu)

RedAksiBengkulu.co.id, REJANG LEBONG – Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kaba kembali ditutup untuk aktivitas pendakian mulai 8 Januari hingga 28 Febuari 2018. Alasan penutupan karena sebelumnya TWA tersebut sempat ditutup pada Desember 2017 lalu lantaran cuaca ekstrem.

Kepala Kesatuan Hutan Konservasi (KPHK) TWA Bukit Kaba, Winarso mengatakan,  penutupan kawasan konservasi tersebut untuk dilakukan pemulihan ekosistem.

“Kini ditutup kembali baik untuk hiking maupun camping,” kata Winarso kepada RedAksiBengkulu, Jumat (5/1/2018).

Menurut dia, pemulihan perlu dilakukan dikarenakan dalam satu tahun terakhir tingginya pendakian menyebabkan ekosistem menjadi rusak.

“Pohon-pohon di rute pendakian pasti ada yang rusak termasuk sampah-sampah dipastikan banyak. Besok kami akan pembersihan dulu termasuk sampah-sampah akan dibawa turun,” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya saat ini tengah menyiapkan standar pendakian Bukit Kaba. Pasalnya, sejak pendakian dibuka belum ada standar pendakian.

“Kami akan terapkan beberapa standar pendakian karena selama ini standar pendakian Bukit Kaba belum pernah dilakukan”, lanjutnya.

Tambah Winarso, hingga saat ini proses standar pendakian tengah dilakukan selaras dengan transisi pengelolaan TWA Bukit Kaba yang akan melibatkan masyarakat Desa Sumber Urip. Pembersihan Bukit Kaba akan dilakukan bersama masyarakat desa setempat pada 9 – 10 Januari 2018 mendatang untuk membawa turun sampah-sampah di areal puncak Bukit Kaba.

TWA Bukit Kaba (Foto : net)

Untuk diketahui, Bukit Kaba memiliki dua kawah besar di puncaknya yang dikenal dengan kawah hidup dan kawah mati. Ketinggian bukit 1.952 meter di atas permukaan laut (Mdpl), ini bisa dilalui melalui dua rute. Yakni, rute hutan yang ditempuh hanya dengan berjalan kaki dengan tempo waktu sekitar 2 jam lebih.

Kemudian pendaki bisa juga mencapai puncak melalui rute jalan aspal. Jika ditempuh dengan berjalan, waktu temponya mencapai 3 jam. Namun jika ditempuh dengan kendaraan roda dua bisa tembus 1 jam. Nah, jika yang belum pernah ke Bukit Kaba, silakan uji adrenalinmu. Terserah pendaki selera memakai rute yang mana asyiknya.

Berikut Standar Pendakian TWA Bukit Kaba yang akan Diterapkan 2018

  1. Pengecekan barang bawaan bawaan pendaki
  2. Pendaki tidak diperbolehkan berangkat seorang diri
  3. Pendaki tidak diperkenankan menggunakan sendal
  4. Dilarang mendaki bagi anak di bawah umur terutama bagi pelajar Sekolah Dasar apabila tidak didampingi orangtua
  5. Pendaki wanita dan pria harus terpisah dan tidak diperkenankan satu tenda kecuali sudah menikah.

 

 

Laporan : Muhamad Antoni

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.