Soal Meriam Terbengkalai Bertahun-tahun di Sudut Gedung Setdakab, Ini Kata Bupati Kepahiang

Bupati Kepahiang, Hidayatullah Sjahid. (Foto : Hendra Afriyanto/RedAksiBengkulu)

RedAksiBengkulu.co.id, KEPAHIANG – Bupati Kepahiang Hidayatullah Sjahid  menjelaskan, mengenai Meriam kuno peninggalan sejarah yang terbengkalai di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Kepahiang, bahwa pihaknya masih dalam tahap koordinasi dengan pihak Pusat Sejarah TNI, museum dan pihak lainnya. Mengingat Meriam kuno peninggalan-peninggalan tersebut rentan salah sejarah.

Lebih lanjut Hidayat juga menjelaskan, saat ini pihaknya juga tengah menyusun draf seluruh peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di Kepahiang. Baik peninggalan sejarah kemerdekaan dan peninggalan sejarah kuno yang ada di Kabupaten Kepahiang.

“Soal peninggalan sejarah kami tengah menyusun dan saat ini baru ada drafnya saja”, katanya.

 

Berita Terkait :

Hah…! Ada Benda Bersejarah Terbengkalai di Teras Gedung Pemkab Kepahiang
Kades ‘Republik’ Siap Rawat Meriam Terlantar Di Sudut Kantor Bupati Kepahiang

 

Diketahui, ada 2 buah Meriam kuno yang diduga peninggalan sejarah itu hingga saat ini masih tergeletak di teras sudut gedung Setdakab Kepahiang. Mirisnya, seperti sama sekali tidak dihiraukan. Padahal setiap hari selalu ada pegawai yang melintas teras tersebut.

Ketika RedAksiBengkulu.co.id mewawancarai Kabag Humas dan Protokoler Setkab Kepahiang, Apandi waktu itu, ia mengaku tidak mengetahui keberadaan meriam yang beratnya ratusan kilogram tersebut. Ia mengaku, belum tahu kalau ada meriam di sana karena masih baru menjabat  di Bagian Humas Setdakab Kepahiang.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas  Pendidikan dan Kebudayaan Kepahiang, Netti Elyani  mengungkapkan, meriam kuno tersebut merupakan paninggalan sejarah zaman Belanda. Meriam itu hasil temuan warga di jembatan yang ada di Desa Tebat Monok Kecamatan Kepahiang.

 

 

 

 

 

 

Laporan : Hendra Afriyanto
Editor : Aji Asmuni

Comments

comments

Facebooktwittermail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *