Sugeng Bilang Sudah Dibayarkan, Tapi Dekan dan Dosen Bantah Ada Pembayaran Gaji

0
59
kampus Universitas Ratu Samban (Unras). [Foto : Firdaus/RedAksiBengkulu]

RedAksiBengkulu.co.id, BENGKULU UTARA – Jika sebelumnya Rektor Universitas Ratu Samban (Unras) Argamakmur versi YRSA, Dr Sugeng Suhato, pada pertemuan dengan perwakilan mahasiswa di ruang Sekda Bengkulu Utara, Haryadi, Senin (26/2/2018) lalu, mengungkapkan, bahwa dari dana beasiswa Rp 640 juta, sekitar Rp 300 juta diperuntukkan bayar gaji para dosen. Bahkan daftar nama dosen yang menerima gaji pada 2017 lalu itu ada di Bendahara YRSA.

Ternyata menurut pengakuan Yuni Indah, selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Unras, bahwa  sepanjang tahun 2016-2017 ia belum sama sekali menerima gaji dari Rektorat versi YRSA. Terlebih pasca dipecatnya Rektor Unras Sugeng Suharto dari jabatannya sebagai rektor di Unras.

“Sepengetahuan saya ada 17 Dosen Fisipol baik dosen tetap maupun dosen tidak tetap, belum pernah menerima gaji maupun honor dari pak Sugeng pada 2017 lalu yang dananya berasal dari YRSA. Saya juga tidak tahu pasti kalau ada dosen di belakang saya yang diam–diam menerima gaji atau honor darinya (Sugeng)”, akunya.

Senada juga disampaikan Wakil Rektor Unras versi Yayasan Ratu Samban Bengkulu Utara (YRSBU) Amri Jumanto yang juga selaku dekan dan dosen. Amri justru mengaku bingung dengan pernyataan Sugeng yang mengaku telah membayar gaji atau honor dosen. Pasalnya, Sugeng sendiri tidak ada kapasitasnya lagi di Unras.

“Bagi saya sangat tidak masuk logika kalau Sugeng sudah membayar gaji atau honor dosen. Dosen mana ya? Kalau bisa, Sugeng menunjukkan siapa-siapa saja dosen yang telah dibayar gajinya”, kata Amri.

Karena, sambung Amri, dari pernyataan Sugeng jika pihaknya telah membayar gaji atau honor dosen, itu sangat janggal. Apakah dosen yang dibayarnya itu benar Dosen Unras ? Atau jangan-jangan dosen yang diakali oleh dia bersama dengan pihak YRSA agar dana Pemkab itu bisa dipertanggungjawabkan.


Baca Juga : Orang Tua/Wali Mahasiswa Dikumpulkan dan Dideadline 2 Pekan Untuk Lunasi Tunggakan

Dikonfirmasi terkait hal ini, Sugeng Suharto langsung menepis pernyataan Amri dan Yuni. Diungkapkan Sugeng ketika dihubungi melalui telepon genggamnya, bahwa ia tidak tahu secara persis siapa saja dosen dan staf Unras yang gajinya sudah dibayar itu. Namun Sugeng membenarkan ada 35 dosen yang sudah dibayarkan gaji atau honor. Sugeng juga menyatakan, jika ia hanya sebatas mengusulkan kepada pihak YRSA agar membayarkan hak karyawan (dosen dan staf Unras).

Sugeng juga menegaskan, bahwa soal pembayaran gaji atau honor dosen itu bukan ranahnya dia untuk menjawab. Karena, lanjut Sugeng, perihal itu langsung dilakukan oleh YRSA. Sugeng sendiri mengaku jika ia hanya sebatas pengusul kepada pihak YRSA.

”Tanyakan kepada Ketua YRSA, Syafrianto Daud. Siapa saja dan apakah sudah dibayarkan apa belum honor dan gaji dosen dan staf Unras tersebut,” singkat Sugeng diujung ponselnya.

Diketahui, pada mediasi Senin pekan lalu antara pihak mahasiswa penerima beasiswa dengan pihak YRSA dan Sugeng Suhartio, difasilitasi Pemkab BU dalam hal ini oleh Sekda BU Haryadi. Turut hadir pada pertemuan itu Sugeng serta jajaran Unras lainnya.

Laporan : Firdaus

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.