Wah-wah… Pungutan Komite SMAN 1 Argamakmur Untuk Bayar Honor Hampir 50 Guru?

Sekretaris Komite SMAN 1 Argamakmur, Haryanto. (Foto : ist)

RedAksiBengkulu.co.id, BENGKULU UTARA – Persoalan uang Komite SMAN 1 Argamakmur terus menjadi sorotan publik. Kali ini yang jadi sorotan publik, ternyata disebut-sebut hasil uang komite sekolah itu peruntukannya malah untuk membayar honor guru. Ironinya, guru yang statusnya Aparatur Sipil Negara (ASN) juga turut menikmati uang komite sekolah tersebut. Padahal, di sekolah itu sudah ada Bantuan Operasional Sekolah (BOS) setiap tahunnya.

Dijelaskan sumber RedAksiBengkulu.co.id yang mohon identitasnya disamarkan, karena khawatir anaknya yang sekolah di SMA itu diintervensi pihak sekolah mengatakan, uang komite itu belakangan diketahui untuk membayar 49 honor guru di sekolah tersebut. Kemudian uang komite itu juga untuk kegiatan ekstrakurikuler.

Satu sisi nara sumber ini juga mengaku tidak keberatan adanya uang komite sekolah. Hanya saja, nominalnya jangan terlalu besar dan jelas peruntukannya. Namun jika ternyata uang komite itu untuk honor guru, bahkan ada guru yang ASN juga menikmati, ia pun jadi keberatan. Bukankah, sambungnya, guru-guru terlebih yang ASN sudah ada sertifikasi atau tunjangan profesi (non sertifikasi) ?

“Boleh saja iuran komite sekolah tapi yang sewajarnya saja. Kalau memang ternyata uang komite sekolah itu untuk bayar honor guru, itu artinya honor guru itu dibiayai dari siswa (orangtua/wali). Lantas, peran pemerintah yang menyisihkan anggaran 20 % untuk pendidikan, apa masih kurang?”, terangnya.

Sedang dalam aturan, baik guru maupun Tenaga Tata Usaha Sekolah serta penjaga sekolah, pembayaran honor tidak dibebankan pada orangtua/wali siswa, melainkan pada sistem donatur. Yang mana kesediaan donatur tersebut merupakan tugas dari pengurus komite untuk mencari donatur.

Sementara itu, dari Dana BOS yang diterima di sekolah itu, anggaran per siswa sebesar Rp 1,4 juta. Jika Dana BOS untuk masing-masing siswa Rp 1,4 juta, rasanya jika untuk keperluan ATK dinilai cukup.

“Kami harap, komite sekolah meninjau kembali pungutan komite serta pungutan lain seperti membayar uang kesiswaan Rp 400.000, uang Bantuan Pengembangan Institusi Pendidikan sebesar Rp 250.000, uang Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) dan perkemahan blok Rp 100.000”, demikian urainya.

 

Berita Terkait :

Ini Rincian Uang yang Dimufakati Komite SMAN 1 Argamakmur
Pengurus Komite SMAN 1 Argamakmur Mulai Diperiksa Penyidik Polres Bengkulu Utara
Ketua Komite SMAN 1 Argamakmur Mundur

 

Sementara itu, Sekretaris Komite SMAN 1 Argamakmur Iptu Haryanto sebelumnya menyatakan, pihak komite sekolah masih akan memberlakukan keputusan hasil rapat bersama komite sekolah dengan orangtua/wali dan pihak sekolah. Mengingat uang komite sekolah itu untuk membantu kebutuhan sekolah. Pihak sekolah juga sudah mengajukan kebutuhan dana tambahan untuk pembayaran honor guru dan penjaga sekolah.

“Kami akan tetap melakukan pungutan ini karena sudah disepakati. Lagi pula besaran uang komite tahun ini sudah jauh lebih rendah yakni kisaran Rp 2 jutaan dibanding tahun lalu mencapai Rp 4 jutaan. Karena ini untuk kebutuhan sekolah dan untuk para siswa itu juga”, tegas Haryanto.

Kemudian, lanjutnya, bagi orangtua/wali siswa yang keberatan atau tidak sanggup membayar uang komite diimbau untuk menemui pengurus supaya bisa memberikan alasan keberatan atau ketidaksanggupan membayar.

“Kami pengurus ini juga tidak ada kepentingan apa-apa. Kepentingan kami cuma untuk memajukan sekolah. Itu saja”, demikian Yanto.

 

 

 

 

 

 

Laporan : Firdaus
Editor : Aji Asmuni

Comments

comments

Facebooktwittermail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *