PLTA Ujan Mas Kembali Salurkan CSR, Lirik Pengembangan Industri Rumah Tangga

Pemateri dari Kepala Disperinaker Kepahiang, Aidil Fitri Syafiudin. (Foto : Hendra Afriyanto/RedAksiBengkulu)

RedAksiBengkulu.co.id, KEPAHIANG – PT. PLN (Persero) Pengendali Pembangkit Sektor Bengkulu (Dalkit SBKL) atau PLTA Musi Ujan Mas kembali salurkan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa Pelatihan Industri Rumah Tangga (IRT). Pelatihan yang digelar 2 hari, yakni 14 – 15 Agustus 2017 di Ruang Aula PLTA Ujan Mas ini melibatkan sedikitnya 70 orang ibu-ibu yang tinggal di sekitar lingkungan PLTA.

Pelatihan yang mengambil tema ‘Pelatihan Pengemasan Hasil Bumi’ ini nantinya supaya para pelaku industri bisa memahami tentang pengemasan yang baik dari hasil bumi yang dihasilkan dari Kelurahan Ujan Mas, khususnya.

Manajer PT PLN (Persero) Dalkit SBKL, Dinda Alamsyah mengatakan, pelatihan tersebut berawal dari pantauan pihaknya terkait hasil bumi dan potensi lingkungan di Kelurahan Ujan Mas yang dinilainya cukup berlimpah. Setidaknya dengan ada kegiatan tersebut,  dapat melahirkan industri-industri kecil sebagai pilihan masyarakat selain bertani.

“Sore-sore saya sering lihat petani banyak mengangkut hasil panennya berupa pisang, nangka dan lainnya. Tapi kalau cuma difokuskan untuk menjual hasil panen tentu penghasilan mereka hanya seadanya. Tapi kalau dibuat pelatihan industri ini, setidaknya target kami bisa menelurkan industri kecil rumah tangga”, ujar Dinda.

Lebih lanjut Dinda Alamsyah menjelaskan, sepengalamannya saat kunjungan kerja ke luar kota, ia melihat beberapa industri yang berkembang, seperti air terjun buatan, industri pisang dan bahkan ada rumah pisang yang memang dibuat dan dikelola sedemikian rupa agar untuk menarik pengunjung. Sementara bahan baku pisang justru mereka ambil dari luar daerah.

“Di luar kota ada industri pisang, air terjun buatan dan sebagainya. Semua bahan pokok didatangkan dari luar daerah. Nah, kalau di tempat kita di Ujan Mas ini, khususnya pisang berlimpah. Jadi, alangkah baiknya kita kelola juga”, ujar Dinda.

Pada kegiatan ini, PLTA menggandeng Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kepahiang sebagai leading sector untuk pengembangan industri. Hadir dalam acara itu Kepala Disperinaker Kepahiang, Aidil Fitri Syafiudin sebagai pemateri.

Dalam sambutannya Aidil menegaskan, kunci pengembangan industri tersebut ada 2 hal, yaitu Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA). Dua hal terpenting itu sudah dimiliki oleh masyarakat dan wilayah Kecamatan Ujan Mas.

“Mudah-mudahan dinas akan terus dampingi dan semoga capaian apa yang diminta Manajer PLTA bisa terwujud. Inilah bentuk  kerjasama yang dari kami pemerintah daerah dalam hal ini Disperinaker dan PLTA Ujan Mas”, demikian Aidil.

 

Berikut foto-foto kegiatan ;

Para pemateri pelatihan. (Foto : Hendra Afriyanto/RedAksiBengkulu)
Ibu-ibu pelaku industri rumah tangga (IRT) dari Kecamatan Ujan Mas, Kepahiang. (Foto : Hendra Afriyanto/RedAksiBengkulu)
Ibu-ibu pelaku industri rumah tangga (IRT) dari Kecamatan Ujan Mas, Kepahiang. (Foto : Hendra Afriyanto/RedAksiBengkulu)
Seluruh Audiens (Foto : Hendra Afriyanto/RedAksiBengkulu)

 

Laporan : Hendra Afriyanto
Editor : Aji Asmuni

Comments

comments

Facebooktwittermail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *