Rangkaian Lomba HUT Ke-72 RI di Desa “Republik” Meriah dan Banjir Hadiah

Wakil Bupati Kepahiang Netty Herawati menyuap potongan nasi tumpeng kepada Kades Tanjung Alam Ferry Marzoni. (Foto : Hendra Afriyanto/RedAksiBengkulu)

RedAksiBengkulu.co.id, KEPAHIANG – Seperti biasa setiap tahun, khususnya setiap peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Desa Tanjung Alam Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu, selalu menggelar upacara bendera dan rangkaian perlombaan. Mengingat desa yang disebut-sebut  ‘Desa Republik’ ini merupakan desa yang memiliki historis sejarah yang sangat kental.

Pada peringatan HUT Ke -72 Kemerdekaan RI tahun ini, Desa Tanjung Alam menggelar lomba permainan rakyat. Yang dinilai unik dari perlombaan lain yakni lomba merakit senjata dari pelepah pisang. Selain itu digelar pula lomba baca puisi perjuangan, balita sehat, tarik tambang dan makan kerupuk.

Kepala Desa Tanjung  Alam Ferry Marzoni mengungkapkan, jika tahun lalu desanya menggelar upacara bendera di Tugu Lettu Jafri Sidiq, namun tahun ini pelaksanaannya di SMPN 2 Ujan Mas yang berlokasi di desa itu. Sedang seluruh rangkaian perlombaan yang digelar digagas oleh pemuda-pemudi desa yang tergabung dalam Karang Taruna desa.

“Jika desa lain mengikuti upacara 17 Agustus di tingkat kecamatan, yang mana tahun ini dilaksanakan di komplek PLTA Ujan Mas, namun kami tetap berupaya untuk upacara di desa kami sendiri. Bukan kami tak mau kompak, tapi bagi kami, desa kami ini ada nilai sejarah tersendiri. Makanya kami berupaya melestarikan budaya upacara di desa setiap 17 Agustusan”, terang Ferry Marzoni.

 

Baca Juga :

Di Kepahiang Ada Desa Bersejarah yang Disebut-sebut Desa Republik. Inilah Desa Itu

 

Kades menambahkan, momentum ulang tahun desa hendaknya sebagai warga desa merenung sejenak untuk bersama menghargai jasa para pahlawan khususnya sesepuh desa Lettu Djafri Sidik berserta rekan lainnya. Yang mana berkat mereka yang telah memperjuangkan bangsa ini sehingga kita bisa menikmati kemerdekaan seperti sekarang.

“Tidak banyak yang mereka ingin dari kita. Mereka (pejuang) hanya ingin kita hidup merdeka dari jajahan. Maka dari itu, sebagai generasi penerus, jangan pernah kita melupakan jasa mereka”, kata Ferry.

Dan satu hal, sambung kades, bergeraklah terus ke depan guna membangun desa ini. Kemajuan suatu desa bukan hanya dari kerja keras kades, tapi kerja keras bersama antara perangkat desa dengan warganya.

“Marilah kita saling rangkul, gotong royong, kerjasama dalam hal apapun demi kesejahteraan desa kita ini”, demikian pinta kades.

Puncak acara desa ini yakni peringatan HUT Desa Tanjung Alam ke-74 yang digelar di Gedung Sanggar Seni dan Serba Guna, Sabtu (19/8/2017) malam.  Seluruh warga desa datang sampai-sampai memadati ruang tersebut. Hadir Wakil Bupati Kepahiang Netty Herawati pada acara tersebut.

Selain silaturahim dan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba kegiatan 17 Agustusan, termasuk pembagian hadiah Turnamen Badminton Bupati Cup se-Kecamatan Ujan Mas – Merigi yang pelaksanaannya digelar belum lama ini. Serta pembagian hadiah Lomba Kebersihan Desa Tingkat Dusun. Acara malam itu juga sekaligus pembagian seragam sekolah pemberian dari donatur asal Kecamatan Merigi.

“Semangat warga Desa Tanjung Alam ini sangat luar biasa. Ketika melihat pementasan seni dari anak-anak desa ini saya merasa kembali ke masa perjuangan”, ujar Netty Herawati

Berikut foto-foto kegiatan ;

Sambutan Kepala Desa Tanjung Alam Ferry Marzoni. (Foto : Hendra Afriyanto/RedAksiBengkulu)
Wakil Bupati Kepahiang hadir dalam Puncak Acara rangkaian kegiatan HUT ke-74 Desa Tanjung Alam. (Foto : Hendra Afriyanto/RedAksiBengkulu)
Warga desa yang memadati ruang Sanggar Seni dan Serba Guna Desa Tanjung Alam. (Foto : Hendra Afriyanto/RedAksiBengkulu)
Paduan suara dari Desa Tanjung Alam. (Foto : Hendra Afriyanto/RedAksiBengkulu)
Pemotongan tumpeng oleh Wakil Bupati Kepahiang Netty Herawati. (Foto : Hendra Afriyanto/RedAksiBengkulu)
Penyerahan hadiah lomba 17 Agutusan. (Foto : Hendra Afriyanto/RedAksiBengkulu)
Penyerahan hadiah. (Foto : Hendra Afriyanto/RedAksiBengkulu)

 

Laporan : Hendra Afriyanto
Editor : Aji Asmuni

 

Comments

comments

Facebooktwittermail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *