16 Pekerja Proyek Tak Digaji

0
39

 

Proyek RSUD Dua Jalur. (Foto : Hendra Afriyanto/edAksiBengkulu)

RedAksiBengkulu.co.id, KEPAHIANG – Ada 16 pekerja pada Proyek Pembangunan Rumah Sakit Dua Jalur yang mengaku jika hak-hak mereka belum dibayarkan 1 bulan. Pekerja itu merupakan warga Desa Tanjung Alam dan Meranti Jaya Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Kepahiang  Provinsi Bengkulu.

Dari 16 orang itu, 10 orang diantaranya berasal dari Provinsi Lampung. Selain pekerja, mandor kebanyakan dari luar Sumatera yaitu Kabupaten Sukabumi.

Salah seorang  dari mereka Haris, yang mengaku kecewa ini menuturkan, jika ia dan rekan lainnya baru akan menerima haknya jika bersedia melanjutkan pekerjaan selama 1 bulan ke depan. Sedangkan pekerjaan yang sudah dilakukan 1 bulan lalu belum juga dibayar.

“Kami menerima gaji sekitar Rp 1,2 juta per orang dan janjinya akan dibayar Senin ini. Tapi sampai kini kami cuma dijanjikan”, kata Haris.

Jika masih tak dibayarkan dalam waktu dekat ini, Haris dan rekan-rekannya akan menghancurkan lagi bangunan-bangunan tersebut.

“Kalau tak respon, sebagai upaya protes jangan salahkan kami kalau bangunan itu hancur lagi”, sambungnya.

Saat mengunjungi RSUD Dua Jalur, tidak ada menemukan seorang pun yang bisa memberikan klarifikasi atas persoalan ini. Namun menurut Maman, salah seorang pekerja setempat menjelaskan, jika mandornya sudah tidak lagi terlihat sejak Sabtu lalu.

“Pak mandor sudah kabur dan tidak ada lagi di sini” singkatnya.

Untuk diketahui, anggaran pembangunan rumah sakit itu sebesar Rp 9.857.570.000, yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan Nomor Kontrak 16/P2SPRS/RSUD/2017 dengan waktu pelaksanaan  150 hari kalender.

 

 

 

Laporan : Hendra Afriyanto

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.