Bagaimana puasa menghilangkan stres?

Aktivitas padat di hari-hari biasa bisa membuat seseorang mudah stres. Terutama saat puasa, aktivitas sibuk di siang hari tanpa makanan atau minuman tentu membuat tubuh mudah lelah. Alhasil, Anda malah lebih mudah stres saat berpuasa. Di sisi lain, para ahli mengungkapkan bahwa puasa nyata juga bisa menghilangkan stres, lho! Bagaimana bisa, eh? Berikut penjelasannya.

Bagaimana puasa menghilangkan stres?

Puasa telah terbukti memberikan banyak manfaat kesehatan, dari tekanan darah dan kontrol gula darah, ke sistem pencernaan, hingga penurunan berat badan. Tidak hanya itu, para ahli telah mengembangkan serangkaian studi yang menunjukkan bahwa puasa juga dapat membantu menghilangkan stres.

Dilansir dari Hamad Medical Corporation, puasa menyebabkan perubahan struktural di area otak yang terkait dengan depresi. Pada saat yang sama, tubuh melepaskan hormon endorfin atau hormon bahagia yang berfungsi meningkatkan mood.

Kondisi ini membuat seseorang stres atau depresi dan menjadi lebih optimis dan mulai berpikir positif tentang dirinya dan orang-orang di sekitarnya. Terlepas dari apa yang dirasakan berat dan tekanan hidup, puasa bisa menjadi bentuk perlindungan diri terhadap gejolak emosi yang bisa muncul kapan saja. Jadi pikiran Anda akan jauh lebih tenang daripada sebelumnya.

Selain mengurangi stres pikiran, puasa juga bisa mengurangi beban kerja atau stres pada sel-sel tubuh. Alasannya, para ahli percaya bahwa puasa dapat membantu memperbaiki kerusakan sel akibat stres oksidatif.

Stres oksidatif adalah kondisi tubuh ketika jumlah radikal bebas lebih dari pertahanan antioksidan (yang dapat mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas). Jika stres oksidatif ini tidak segera dihilangkan dari tubuh, sel-sel tubuh akan rusak secara perlahan dan akan menyebabkan berbagai penyakit seperti stroke, penyakit jantung koroner, bahkan kanker.

Nah, itu sebabnya puasa sangat penting untuk menghilangkan stres secara fisik dan emosional. Dengan puasa, kekuatan tubuh menjadi lebih kuat dan sel-sel tubuh akan terus berfungsi dengan lebih baik.
Saran kuat untuk mengatasi stres selama puasa

Meskipun puasa dapat membantu menghilangkan stres, Anda tetap harus menjalani gaya hidup sehat di bulan Ramadhan. Dengan cara ini, Anda bisa mencegah stres saat puasa berlebihan. Bagaimana cara mengelola stres selama puasa? Lihatlah saran-saran berikut, ya.
1. Istirahat yang cukup

tidur siang saat puasa

Selama puasa, tubuh mengalami pola makan dan pola tidur yang berbeda seperti hari biasa. Jika Anda merasa mudah stres selama puasa, ini bisa jadi karena Anda kurang tidur.

Jadi pastikan Anda selalu tidur cukup, setidaknya 7 jam di malam hari, agar daya tahan tubuh Anda tetap terjaga. Tidak hanya menghilangkan stres selama puasa, tetapi bahkan cukup tidur akan membuat suasana hati Anda lebih baik saat puasa.
2. Sahur dan berbuka puasa tepat waktu

Menu sahur untuk anak-anak

Cara yang efektif untuk menghilangkan stres ketika puasa adalah sahur dan berbuka puasa tepat waktu. Jika Anda lupa atau kehilangan fajar, Anda pasti akan menjadi lebih lembut dan stres sepanjang hari. Belum lagi fakta bahwa Anda harus menjalani segudang aktivitas yang membutuhkan energi ekstra.

Tidak hanya saat sahur, tidak disarankan menunda puasa. Karena, inilah saatnya bagi Anda untuk memenuhi kebutuhan gizi Anda setelah seharian berpuasa.

Agar tidak mudah stres selama puasa, isilah menu makanan sahur dan berbuka puasa dengan makanan kaya vitamin B, kalsium dan magnesium. Vitamin dan mineral sangat penting sebagai sumber energi sementara mereka membantu mengendurkan otot-otot tubuh saat puasa.

Sumber makanan yang kaya vitamin B termasuk produk susu, telur, daging, dan sayuran hijau. Sedangkan sumber makanan kalsium dan magnesium yang disajikan saat sahur atau berbuka puasa adalah susu, yogurt, kacang-kacangan, brokoli dan alpukat.
3. Hindari minuman berkafein

minum kopi sebelum tidur siang

Jika Anda seorang penikmat minuman berkafein, Anda tidak perlu fajar atau berbuka puasa dengan kopi sebentar. Ini karena kafein dalam kopi dapat membuat Anda lebih cemas dan stres.

Jawaban setiap orang berbeda, beberapa orang baru saja minum kopi yang sudah agak cemas atau stres. Ada juga yang sudah minum beberapa gelas tetapi tidak merasakan efek apa-apa. Nah, jika Anda adalah tipe yang bereaksi mudah terhadap kopi dan minuman berkafein lainnya, Anda harus mengurangi bulan puasa terlebih dahulu.
4. Olahraga teratur

berolahraga untuk kesehatan tulang selama puasa

Olahraga adalah salah satu hal terpenting yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi stres

Baca juga :

 

In Kesehatan  

Comments are closed.