Seiring meredanya kasus corona di Indonesia, Menteri Pendidikan, Teknologi, dan Riset, Nadiem Makarim, ingin para siswa segera bisa mengikuti perkuliahan di kelas atau PTM di sekolah. Namun, di hadapan anggota parlemen Senayan, Nadiem mengungkapkan ada sejumlah daerah yang melarang sekolah tatap muka.

Adanya daerah yang melarang sekolah tatap muka diumumkan oleh Nadiem Makarim saat rapat kerja

dengan Komisi X DPR RI yang disiarkan di akun YouTube DPR RI, Senin (23/8/2021). Pertama, Nadiem menyatakan bahwa kondisi yang mendukung pembukaan pembelajaran di sekolah adalah tingkat PPKM di masing-masing daerah dan bukan vaksinasi corona.

“Keempat Permen tersebut tidak pernah berubah, kecuali satu hal yang PPKM level 4 tidak bisa lakukan PTM, itu saja. Pada level 1, 2 dan 3, dimana semakin banyak daerah yang turun dari 4 menjadi 3, terutama di Jawa dan Bali karena jumlahnya turun cukup cepat. Ke-4 Permen tersebut masih berlaku untuk PPKM level 1, 2 dan 3,” kata Nadiem.
Baca juga:
Nadiem Ingin Anak Segera Kembali Sekolah: Banyak yang Mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga

Dalam keterangannya, Nadiem menyatakan, saat ini lebih dari separuh sekolah di Tanah Air berada di kelas PPKM 1

sampai 3. Jumlah itu akan bertambah, menurut Nadiem, karena PPKM tingkat 4 daerah akan segera berkurang.

Selain itu, Nadiem mengatakan bahwa orang tua atau wali siswa berhak menolak kehadiran anak di sekolah meskipun sekolah anak telah mengadakan pertemuan tatap muka. Di sini, menurut Nadiem Makarim, orang tua memiliki penilaian terhadap keamanan dan kenyamanan anaknya.

“Karena PPKM Level 1, 2, dan 3 semua diperbolehkan melakukan PTM terbatas, sekitar 63% sekolah kami berada di Level 1, 2, dan 3, dan 63% itu semakin besar karena banyak sekali daerah yang Level 4 akan menurun, terutama di Jawa dan Bali jika masih meningkat cukup sedikit di luar Jawa dan Bali, “katanya.
Siswa kelas 5 SD akan mengikuti ujian akhir tahun dengan perangkat di SD Negeri 07 Pagi Malaka Jaya, Jakarta Timur, Rabu (9/6/2021) dari tes penilaian akhir tahun tatap muka dengan alat di SDN 07 Pagi Malaka Jaya, Jakarta Timur, Rabu (6 September 2021). (Agung Pambudhy
Baca juga:
Mendikbud Nadiem Bicara Pentingnya Penilaian Nasional, Kritik PKS

Dalam pernyataan yang sama, Nadiem menegaskan bahwa vaksinasi bukanlah kriteria sekolah

tatap muka. Kriteria sekolah tatap muka adalah tingkat PPKM di suatu daerah.

“Vaksinasi bukan syarat atau syarat pembukaan sekolah. Saya ulangi lagi, vaksinasi bukan syarat atau syarat untuk membuka sekolah. Syarat untuk membuka sekolah adalah dia di level 1 sampai 3, itu segalanya. Level 1 dan 3 , semua sekolah di Level 1 dan 3 bisa mengadakan pertemuan tatap muka,” kata Nadiem.

Nadiem Makarim menekankan perlunya membuka sekolah tatap muka, bukan vaksinasi. Jika guru sudah divaksinasi di wilayah PPKM Level 1 sampai 3, sekolah wajib memberikan kelas tatap muka.

Baca Juga :

nac.co.id
futsalin.id
evitdermaclinic.id
kabarsultengbangkit.id
journal-litbang-rekarta.co.id
jadwalxxi.id
gramatic.id
tementravel.id
cinemags.id
streamingdrama.id
snapcard.id
katakan.id
cpdev.id