DPR Ketok Palu! Rp 27,33 T ESDM Siap Ubah Wajah Energi!

Author Image

Hadi Wibawa

16 Juni 2026, 02:25 WIB

Redaksibengkulu.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI melalui Komisi XII secara resmi menyetujui usulan pagu indikatif Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk Tahun Anggaran 2027. Angka fantastis sebesar Rp 27,33 triliun ini disepakati dalam Rapat Kerja yang digelar pada Senin, 15 Juni 2026, menandai komitmen serius pemerintah dalam pengembangan sektor energi nasional.

Ketua Komisi XII DPR-RI, Bambang Patijaya, mengumumkan hasil kesepakatan tersebut dalam rapat bersama Wakil Menteri (Wamen) ESDM Yuliot Tanjung. "Hasil kesepakatan Komisi XII DPR RI dengan seluruh Eselon I Kementerian ESDM yang telah dilakukan hari ini adalah sebagai berikut. Yang sudah disepakati unit Setjen sampai BPMA dengan total Rp 27,33 triliun," terang Bambang, menegaskan bulatnya keputusan tersebut.

DPR Ketok Palu! Rp 27,33 T ESDM Siap Ubah Wajah Energi!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Wamen ESDM Yuliot Tanjung kemudian memaparkan rincian alokasi anggaran yang akan menjadi tulang punggung program strategis kementerian. Dari total pagu indikatif tersebut, mayoritas atau sekitar 82%, setara dengan Rp 22,48 triliun, akan difokuskan untuk program strategis infrastruktur energi. Alokasi ini tersebar luas di berbagai sektor vital seperti minyak dan gas bumi, ketenagalistrikan, energi baru terbarukan, hingga kegiatan survei geologi yang krusial.

Yuliot menjelaskan, dana jumbo ini akan digunakan untuk sejumlah inisiatif penting yang langsung menyentuh masyarakat dan mendorong kemandirian energi. Di antaranya adalah pembangunan 14.000 paket konverter kit (konkit) bagi petani senilai Rp 158,5 miliar, serta pembangunan jaringan gas rumah tangga (jargas) untuk 959.232 sambungan rumah dengan anggaran Rp 5,21 triliun. Sektor infrastruktur gas juga akan diperkuat dengan pembangunan pipa gas bumi Dusem senilai Rp 3,94 triliun, pipa transmisi Semarang-Solo-Jogjakarta sebesar Rp 702,38 miliar, dan pipa transmisi Cirebon-Bandung senilai Rp 577,56 miliar.

Tak hanya itu, sektor kelistrikan dan energi terbarukan juga mendapat porsi signifikan. Akan dibangun 3 unit Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) senilai Rp 58,58 miliar, program konversi motor listrik sebesar Rp 635,24 miliar, dan program kompor listrik senilai Rp 815,56 miliar. Selain itu, program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) akan menjangkau 250.000 rumah tangga dengan nilai Rp 520 miliar, serta infrastruktur listrik desa (Lisdes) senilai Rp 9,75 triliun yang mencakup 3.054 lokasi terpencil.

Setelah pemaparan detail yang komprehensif, Bambang Patijaya meminta persetujuan dari seluruh anggota Komisi XII. "Apakah disetujui?" tanya Bambang, yang disambut seruan "Setuju!" dari para anggota dewan. Dengan ketukan palu, Komisi XII DPR RI secara resmi menyetujui pagu indikatif Kementerian ESDM tahun 2027 sebesar Rp 27,335 triliun, membuka jalan bagi realisasi berbagai program energi strategis di masa mendatang.

Related Post