Terungkap! Alasan IHSG Menggila, Tapi Ada Ancaman!

Author Image

Hadi Wibawa

17 Juni 2026, 02:25 WIB

Redaksibengkulu.co.id melaporkan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kenaikan impresif dalam sepekan terakhir, melesat lebih dari 17% dan menembus level 6.250. Namun, di balik euforia lonjakan ini, pasar masih dihantui oleh aksi jual bersih investor asing yang berkelanjutan. Para pelaku pasar kini menanti dengan cemas hasil peninjauan dua lembaga indeks global, MSCI dan FTSE, yang diprediksi akan menjadi penentu arah pergerakan IHSG selanjutnya.

Data dari RTI Business menunjukkan bahwa indeks acuan pasar modal Indonesia ini melonjak 17,09% dari posisi terendah 5.342,13 pada Senin (8/6) hingga mencapai 6.254,96 pada penutupan perdagangan Senin (15/6). Kendati demikian, fenomena "net foreign sell" atau penjualan bersih oleh investor asing masih mendominasi. Tercatat, pada perdagangan terakhir saja, investor asing melakukan aksi jual bersih senilai Rp 105,86 miliar. Secara kumulatif sepanjang tahun, angka penjualan bersih ini bahkan mencapai Rp 67,34 triliun.

Terungkap! Alasan IHSG Menggila, Tapi Ada Ancaman!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Valdy Kurniawan, Head of Research Phintraco Sekuritas, menegaskan bahwa lonjakan IHSG ini belum tentu menjadi indikasi kembalinya kepercayaan investor asing. "Rebound signifikan IHSG tidak serta-merta berarti kembalinya dana asing ke dalam negeri," ujarnya kepada Redaksibengkulu.co.id. Menurut Valdy, fokus utama investor saat ini adalah menanti pengumuman hasil peninjauan dari dua penyedia indeks global terkemuka, MSCI dan FTSE, yang dijadwalkan pada 19 Juni. Keputusan dari Global Market Accessibility Review MSCI dan rebalancing indeks FTSE ini diyakini akan sangat memengaruhi pergerakan IHSG dalam waktu dekat.

Di sisi lain, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, melihat adanya sinyal awal optimisme dari penguatan signifikan beberapa saham konglomerat. Saham-saham ini, yang sebelumnya tertekan hebat pasca-pengumuman MSCI dan FTSE, kini dianggap memiliki valuasi yang sangat menarik setelah mengalami koreksi mendalam.

Related Post