Redaksibengkulu.co.id – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi angkat bicara terkait insiden tragis yang menimpa kapal penumpang KMP Virgo Transport 8. Kapal tersebut, yang sebelumnya sempat hilang kontak di perairan Laut Jawa, kini dipastikan mengalami insiden listing atau kemiringan parah yang berujung pada musibah. Dudy menyampaikan duka cita mendalam atas insiden yang merenggut korban jiwa dan menegaskan komitmen pemerintah untuk mengawal penanganan musibah ini hingga tuntas.
Dalam pernyataan video yang dirilis pada Minggu (13/9/2026), Dudy menekankan bahwa Kementerian Perhubungan tidak akan tinggal diam. "Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh keluarga korban, dan Kementerian Perhubungan bersama seluruh stakeholder akan terus mengawal proses penanganan musibah ini hingga seluruh tahapan dapat selesai dilaksanakan," ujarnya. Ia menambahkan bahwa Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan segera diterjunkan untuk melakukan investigasi komprehensif.

Investigasi KNKT akan berfokus pada penyebab pasti insiden maut yang menewaskan enam orang tersebut. "Terkait penyebab terjadinya musibah ini, pemerintah akan melakukan investigasi secara menyeluruh. Proses tersebut akan dilaksanakan oleh KNKT sesuai dengan kewenangannya," jelas Dudy. Pihaknya juga meminta semua pihak untuk memberikan ruang bagi KNKT agar dapat bekerja secara profesional, independen, dan berdasarkan data serta fakta yang akurat. Hasil investigasi ini diharapkan menjadi fondasi penting untuk perbaikan sistem keselamatan pelayaran di masa mendatang, guna mencegah terulangnya kejadian serupa.
Also Read
Data terakhir menunjukkan, KMP Virgo Transport 8 mengangkut total 243 orang, terdiri dari 30 kru kapal, 27 mitra kerja, 59 penumpang dewasa, 1 anak-anak, serta 126 sopir dan kernet. Selain itu, kapal ini juga membawa 89 unit kendaraan. Hingga kini, 107 orang berhasil dievakuasi dan dinyatakan selamat. Namun, kabar duka menyelimuti, enam penumpang lainnya tragisnya ditemukan meninggal dunia akibat insiden tersebut.




