Redaksibengkulu.co.id melaporkan bahwa bagi para profesional pajak yang telah mengantongi sertifikat Brevet A dan B namun merasa karier mereka stagnan, ada langkah selanjutnya yang patut dipertimbangkan: Brevet C. Kompetensi di bidang perpajakan domestik saja kini tak cukup untuk bersaing di level yang lebih tinggi, terutama di tengah dinamika ekonomi global.
Brevet C, yang ditawarkan melalui pelatihan Brevet Pajak C + Sertifikasi CPTT Batch 27 oleh Piranha Smart Center bekerja sama dengan Education Visionary Lab, dirancang khusus untuk mengisi celah ini. Materi yang disajikan jauh melampaui lingkup pajak domestik, fokus pada kompleksitas perpajakan internasional yang semakin relevan di era modern.

Peserta akan mendalami berbagai aspek krusial seperti pajak internasional, penanganan pajak berganda, pemajakan penghasilan dari luar negeri bagi Wajib Pajak Dalam Negeri, mekanisme kredit pajak luar negeri, hingga isu sensitif seperti transfer pricing. Pemahaman mendalam ini esensial bagi siapa pun yang ingin terlibat dalam transaksi lintas batas.
Also Read
Pelatihan ini diselenggarakan secara daring interaktif melalui platform Zoom, memastikan peserta dapat berpartisipasi aktif melalui studi kasus, sesi latihan soal, dan diskusi tanya jawab. Selain itu, bagi mereka yang memilih paket sertifikasi, kesempatan untuk meraih gelar non-akademik Certified Professional Tax Technician (CPTT) dari Asosiasi Teknisi Perpajakan Indonesia terbuka lebar, menambah nilai jual di pasar kerja.
Dengan jadwal enam pertemuan intensif plus satu ujian teori pilihan ganda, kelas ini akan dimulai pada Rabu, 14 Oktober 2026, setiap Rabu dan Kamis pukul 18.30 hingga 20.30 WIB, sepenuhnya daring. Target audiensnya sangat luas, mulai dari lulusan Brevet A dan B, staf administrasi keuangan, accounting dan finance officer, tax staff, konsultan pajak, hingga para pemilik bisnis yang bergerak di sektor ekspor-impor.
Penguasaan pajak internasional bukan sekadar tambahan ilmu, melainkan sebuah kunci untuk membuka pintu peluang karier yang lebih luas dan beragam. Terutama bagi mereka yang berambisi berkarier di perusahaan multinasional atau entitas bisnis dengan transaksi lintas negara dan kegiatan ekspor-impor, keahlian ini menjadi sangat vital.
Pendekatan praktis melalui studi kasus dan latihan soal dirancang agar peserta dapat mengaplikasikan teori langsung ke skenario kerja nyata, menghindari pembelajaran yang hanya bersifat hafalan. Fasilitas konsultasi, baik selama maupun setelah pelatihan, juga disediakan untuk membantu peserta mendiskusikan kasus-kasus spesifik yang mereka hadapi di lingkungan kerja. Setiap peserta akan mendapatkan e-modul, rekaman video sesi, serta dukungan konsultasi berkelanjutan. Jangan lewatkan kesempatan ini; segera daftar melalui platform Redaksibengkulu.co.id dan siapkan diri Anda untuk melangkah ke level selanjutnya dalam dunia perpajakan!




