Siap-siap Cuan! Ini Dia 6 Perusahaan Antre IPO BEI

Author Image

Hadi Wibawa

26 September 2026, 11:25 WIB

Redaksibengkulu.co.id, Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menunjukkan geliatnya dengan mencatat enam perusahaan yang siap melantai di bursa melalui penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Informasi terkini ini mengindikasikan optimisme pasar modal Indonesia yang terus tumbuh, menarik minat berbagai skala bisnis untuk mencari pendanaan publik.

Keenam calon emiten ini memiliki profil yang beragam, mencakup berbagai kategori aset sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 53/POJK.04/2017. Rinciannya, dua perusahaan memiliki skala aset di bawah Rp 50 miliar, menunjukkan peluang bagi usaha kecil dan menengah untuk berkembang di pasar modal. Sementara itu, dua perusahaan masuk kategori aset menengah, yakni antara Rp 50 miliar hingga Rp 250 miliar, dan dua lainnya merupakan entitas dengan skala aset besar, di atas Rp 250 miliar.

Siap-siap Cuan! Ini Dia 6 Perusahaan Antre IPO BEI
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Diversifikasi juga terlihat dari sektor industri yang diwakili. Data dari Pipeline IPO BEI, yang dikutip pada Sabtu (26/9), menunjukkan bahwa dua perusahaan berasal dari sektor energi, tiga dari sektor kesehatan (healthcare), dan satu dari sektor industrials. "Hingga saat ini, terdapat 6 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI," demikian pernyataan resmi dari Pipeline IPO BEI.

Geliat pasar modal ini bukan tanpa alasan. Dalam periode sebelumnya, hingga tanggal 25 September, BEI telah berhasil mencatatkan tujuh perusahaan yang sukses melakukan IPO. Total dana yang berhasil dihimpun dari ketujuh perusahaan tersebut mencapai angka fantastis, Rp 2,16 triliun. Angka ini menegaskan kepercayaan investor terhadap potensi pertumbuhan perusahaan-perusahaan di Indonesia dan daya tarik pasar modal sebagai sumber pendanaan yang efektif.

Dengan antrean enam perusahaan ini, pasar modal diprediksi akan semakin dinamis, memberikan lebih banyak pilihan investasi bagi para pelaku pasar dan kesempatan bagi perusahaan untuk memperkuat struktur permodalan mereka demi ekspansi bisnis di masa mendatang.

Related Post