Indonesia-Swiss Kompak Garap Proyek Air & Pangan!

Author Image

Hadi Wibawa

30 September 2026, 23:25 WIB

BERN – Melalui laporan redaksibengkulu.co.id, Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), tengah memperkuat posisi diplomasi ekonomi Indonesia di kancah internasional. Dalam kunjungan kerja strategis ke Swiss pada akhir September 2026, AHY melakukan pertemuan krusial dengan Presiden Konfederasi Swiss, Guy Parmelin, guna membahas penguatan kemitraan di sektor infrastruktur berkelanjutan.

Pertemuan yang berlangsung di Federal Palace, Bern tersebut menjadi momentum penting untuk menyelaraskan visi pembangunan nasional. AHY secara spesifik membawa tiga agenda prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ke meja perundingan, yakni kemandirian pangan, pengelolaan sumber daya air, serta penguatan infrastruktur nasional.

Indonesia-Swiss Kompak Garap Proyek Air & Pangan!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Agenda nasional yang harus segera kita wujudkan adalah ketahanan pangan, pengelolaan sumber daya air, serta percepatan transisi menuju energi baru terbarukan," tegas AHY dalam keterangan resminya, Rabu (30/9/2026).

Dalam diskusi tersebut, kedua negara mengidentifikasi sejumlah poin kerja sama konkret. Fokus utama meliputi manajemen limbah air, pengembangan hydro power (tenaga air), penyediaan akses air bersih bagi masyarakat, hingga pembangunan infrastruktur konektivitas dan logistik yang lebih modern di tanah air.

Tak hanya itu, Indonesia juga tengah menjajaki potensi investasi besar dalam mengatasi masalah krusial seperti intrusi air laut, terutama di wilayah Pantura. Selain sektor air, pembahasan juga meluas ke pengembangan infrastruktur transportasi darat, laut, dan udara guna mendukung mobilitas nasional.

Menanggapi hal tersebut, Guy Parmelin menyambut positif langkah Indonesia. Swiss menyatakan kesiapannya untuk meningkatkan arus investasi di Indonesia, mengingat posisi Indonesia sebagai mitra ekonomi strategis Swiss di kawasan Asia.

Guna memastikan efektivitas teknologi yang akan diadopsi, AHY melakukan serangkaian peninjauan lapangan. Ia mengunjungi pusat riset di École Polytechnique Fédérale de Lausanne (EPFL) untuk melihat inovasi pompa hidraulik, serta meninjau fasilitas pumped-storage hydropower di Veytaux.

Salah satu poin menarik yang dipelajari adalah teknologi pengolahan limbah menjadi biogas di ARA Bern, yang mampu mengubah limbah menjadi energi sekaligus menjaga kualitas air sungai Aare tetap jernih dan layak konsumsi.

Menutup rangkaian kunjungannya, AHY juga melakukan pertemuan dengan asosiasi bisnis terbesar di Swiss yang bergerak di sektor mekanik, elektrikal, dan permesinan. Ia juga menjalin komunikasi dengan Zurich Airport Ltd, perusahaan pengelola sekaligus investor global, guna menggali potensi pengembangan infrastruktur transportasi di Indonesia.

Related Post