5 Perusahaan Siap Melantai, Rp 2 Triliun Menanti!

Author Image

Hadi Wibawa

2 Oktober 2026, 20:47 WIB

JAKARTA – Melansir laporan dari redaksibengkulu.co.id, geliat pasar modal Indonesia diprediksi akan semakin memanas dalam waktu dekat. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa saat ini terdapat lima perusahaan yang tengah mengantre untuk melakukan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO).

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, membeberkan bahwa total nilai emisi yang dibawa oleh kelima perusahaan tersebut sangat fantastis, yakni mencapai Rp 2,028 triliun. Hal ini disampaikan Hasan saat memberikan keterangan kepada awak media di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, pada Jumat (2/10/2026).

5 Perusahaan Siap Melantai, Rp 2 Triliun Menanti!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Hasan menjelaskan bahwa hingga periode berjalan, realisasi penghimpunan dana di pasar modal telah menyentuh angka Rp 169,5 triliun. Tak hanya itu, terdapat potensi tambahan dari pipeline penawaran umum untuk berbagai instrumen investasi lainnya yang nilainya mencapai Rp 27,61 triliun.

"Kami melihat masih ada peluang besar untuk mengejar target penghimpunan dana sebesar Rp 250 triliun. Diperkirakan, hingga akhir tahun akan ada tambahan dana sekitar Rp 24 triliun yang bersumber dari penerbitan efek utang dan sukuk yang melakukan refinancing," ungkap Hasan.

Di sisi lain, optimisme di pasar modal juga didorong oleh lonjakan jumlah investor domestik yang sangat signifikan. Meski pasar kerap dihantam berbagai dinamika ekonomi global, minat masyarakat untuk berinvestasi justru menunjukkan tren positif yang impresif.

Data menunjukkan bahwa jumlah investor pasar modal, yang diukur melalui Single Investor Identification (SID), kini telah menembus angka 32,17 juta. Angka ini mencerminkan pertumbuhan yang luar biasa, di mana terdapat penambahan lebih dari 12 juta investor baru dalam kurun waktu satu tahun saja.

"Pertumbuhan ini sangat impresif. Dalam setahun, jumlah investor naik lebih dari 12 juta atau melonjak sekitar 57,96%. Angka ini pun tercapai sebelum tahun berakhir, yang menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap pasar modal tetap kuat," pungkas Hasan.

Related Post