16 BUMN Asuransi Bakal Disatukan, Ini Tujuannya!

Author Image

Hadi Wibawa

3 Oktober 2026, 08:46 WIB

JAKARTA – Redaksibengkulu.co.id melaporkan bahwa pemerintah melalui Danantara tengah mematangkan rencana besar untuk melakukan penggabungan atau merger terhadap sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor asuransi. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat struktur bisnis perusahaan pelat merah agar mampu bersaing di pasar nasional maupun global.

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengungkapkan bahwa proses konsolidasi ini sedang berjalan intensif. Targetnya, restrukturisasi besar-besaran ini diharapkan dapat rampung sepenuhnya pada akhir tahun 2026 mendatang.

16 BUMN Asuransi Bakal Disatukan, Ini Tujuannya!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Proses merger asuransi sedang berlangsung. Kami menargetkan pada akhir tahun ini prosesnya sudah mulai terlihat hasilnya," ujar Dony saat memberikan keterangan di Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Dalam rencana transformasi ini, 16 perusahaan asuransi milik negara akan dipangkas secara signifikan. Nantinya, hanya akan tersisa tiga entitas besar yang memiliki spesialisasi khusus, yakni asuransi jiwa (life insurance), asuransi umum (general insurance), dan asuransi kredit (credit insurance).

Dony juga menegaskan bahwa kebijakan ini tidak hanya menyasar asuransi konvensional, tetapi juga akan mencakup perusahaan asuransi berbasis syariah. Langkah konsolidasi pada sektor syariah ini bertujuan agar skala bisnisnya menjadi lebih besar dan kuat.

Berdasarkan hasil tinjauan fundamental bisnis yang dilakukan oleh Danantara, alasan utama di balik kebijakan merger ini adalah masalah skala ekonomi. Saat ini, banyak BUMN asuransi yang beroperasi dalam skala kecil, sehingga sulit untuk menandingi agresivitas dan daya saing perusahaan asuransi swasta.

"Kita memiliki 16 perusahaan asuransi, namun skalanya masih kecil sehingga kurang kompetitif. Melalui merger, kita akan membentuk tiga kekuatan besar di bidang asuransi jiwa, umum, dan kredit agar ukurannya cukup kompetitif di pasar," pungkas Dony.

Related Post