BBM Subsidi Makin Laris, Harga Aman!

Author Image

Hadi Wibawa

6 Oktober 2026, 02:25 WIB

Redaksibengkulu.co.id melaporkan adanya fenomena pergeseran pola konsumsi masyarakat terhadap Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengonfirmasi bahwa saat ini terjadi perpindahan penggunaan dari jenis BBM nonsubsidi ke BBM bersubsidi.

Fenomena ini terlihat jelas dari meningkatnya permintaan terhadap jenis BBM seperti Pertalite dibandingkan dengan Pertamax. Menurut Bahlil, faktor utama yang memicu peralihan ini adalah adanya rentang harga yang cukup signifikan antara produk BBM subsidi dan nonsubsidi, sehingga masyarakat cenderung memilih opsi yang lebih ekonomis.

BBM Subsidi Makin Laris, Harga Aman!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Sekarang kita melihat adanya pergeseran (shifting), di mana konsumen yang sebelumnya menggunakan BBM nonsubsidi kini beralih ke BBM subsidi. Hal ini secara otomatis meningkatkan angka permintaan terhadap produk bersubsidi," ungkap Bahlil saat memberikan keterangan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/10/2026).

Meskipun kondisi pasar energi global sedang mengalami ketidakpastian akibat fluktuasi harga minyak dunia yang sangat dinamis, Bahlil memberikan angin segar bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk menjaga stabilitas harga energi di dalam negeri.

Pemerintah memastikan bahwa harga BBM subsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga penghujung tahun ini. Langkah ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang terus berubah. "Meskipun harga energi dunia sangat fluktuatif, kami dapat memastikan bahwa subsidi tetap terjaga dan harga BBM tidak akan naik hingga akhir tahun," pungkasnya.

Related Post