redaksibengkulu.co.id – Ajang bergengsi Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, tidak hanya menjadi panggung balap motor dunia. Melalui PT Pertamina Patra Niaga, ajang ini bertransformasi menjadi etalase emas bagi produk ekonomi kreatif lokal untuk merambah pasar global.
Produk-produk unggulan kerajinan khas Lombok kini resmi hadir sebagai official merchandise yang dapat diakses langsung oleh para pengunjung melalui booth MyPertamina. Langkah ini merupakan strategi nyata untuk memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada ribuan penonton dari berbagai penjuru dunia.

VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menegaskan bahwa ajang internasional ini adalah momentum emas bagi pelaku UMKM. Menurutnya, Pertamina berkomitmen memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat lokal melalui perluasan akses pemasaran dan promosi produk secara luas.
Also Read
"Kami ingin ajang ini memberikan manfaat yang lebih luas, termasuk bagi para pelaku UMKM lokal. Dengan menjadikan produk kerajinan sebagai official merchandise, kami mempertemukan karya perajin Lombok langsung dengan konsumen mancanegara," ungkap Kitty dalam keterangan resminya, Minggu (11/10/2026).
Salah satu pelaku usaha yang mencuri perhatian adalah Loyok Kreatif. Usaha kerajinan anyaman bambu asal Desa Loyok, Lombok Timur, ini dipimpin oleh Agus Hartadi. Menariknya, kelompok ini menjadi simbol pemberdayaan sosial karena melibatkan penyandang disabilitas. Produk mereka, mulai dari tas hingga berbagai kerajinan berbahan bambu dan rotan, berhasil memadukan nilai tradisi dengan desain modern yang diminati pasar.
Tak hanya anyaman, kemewahan mutiara Lombok juga turut memukau di ajang ini melalui D’Etnick Istana Mutiara Lombok. Usaha milik Janual Aidi ini menyajikan berbagai aksesori dan perhiasan mutiara dengan desain khas yang elegan.
Janual Aidi mengungkapkan bahwa partisipasi dalam MotoGP Mandalika adalah peluang strategis untuk membangun basis pelanggan internasional. "Event ini sangat krusial. Selain mendatangkan pembeli, kami bisa mendapatkan data profil pengunjung untuk menentukan target pasar ke depannya. Terima kasih kepada Pertamina Patra Niaga yang telah memberi ruang bagi mutiara Lombok," kata Janual.
Kehadiran para pelaku UMKM ini membuktikan bahwa potensi ekonomi kreatif Lombok sangat beragam, mulai dari kerajinan tangan hingga perhiasan mewah. Melalui dukungan berkelanjutan dari Pertamina Patra Niaga, diharapkan penyelenggaraan event internasional seperti MotoGP tidak hanya sukses secara olahraga, tetapi juga mampu memperkuat ekonomi kerakyatan dan meningkatkan daya saing produk lokal di kancah dunia.




