Redaksibengkulu.co.id melaporkan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah menetapkan target ambisius untuk produksi ikan nasional. Menjelang bulan suci Ramadan, KKP menargetkan capaian 3,57 juta ton ikan pada periode Januari hingga Maret 2026. Langkah strategis ini diambil guna menjamin pasokan dan ketersediaan ikan yang memadai bagi masyarakat di seluruh Indonesia, seperti yang diungkapkan dari Banyuwangi pada Kamis (05/02/2026).
Target produksi yang signifikan ini bukan tanpa alasan. KKP menyadari betul bahwa permintaan akan komoditas ikan cenderung meningkat tajam menjelang dan selama bulan Ramadan. Oleh karena itu, upaya masif dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan di pasar. Dukungan penuh dari para nelayan dan pelaku usaha perikanan menjadi kunci utama dalam mencapai target ini, dengan KKP berperan aktif dalam memfasilitasi serta memonitor rantai pasok dari hulu ke hilir.
Menurut pernyataan resmi yang dikutip oleh redaksibengkulu.co.id, angka 3,57 juta ton diyakini lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi ikan masyarakat selama Ramadan dan bahkan hingga periode setelahnya. Pihak KKP menegaskan komitmennya untuk terus memantau pergerakan stok dan harga di lapangan, serta mengambil langkah antisipatif jika terjadi potensi gejolak yang dapat merugikan konsumen maupun produsen.

Related Post
Dengan adanya target produksi yang terencana dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan masyarakat tidak perlu lagi khawatir akan kelangkaan atau lonjakan harga ikan yang tidak wajar. Ketersediaan ikan yang stabil dan melimpah diharapkan dapat mendukung kebutuhan gizi keluarga Indonesia, khususnya dalam menyambut momen berbuka puasa dan sahur dengan hidangan yang bergizi dan terjangkau.









Tinggalkan komentar