Redaksibengkulu.co.id – Provinsi Maluku Utara (Malut) yang memiliki potensi tinggi terhadap bencana hidrometeorologi, menuntut penguatan kapasitas masyarakat, khususnya di wilayah rawan banjir dan terdampak perubahan cuaca ekstrem. Menyadari urgensi ini, Harita Nickel, sebuah perusahaan tambang terintegrasi, tidak hanya berfokus pada respons saat bencana terjadi, melainkan juga mengambil langkah preventif. Perusahaan ini aktif menggelar pelatihan kesiapsiagaan di tingkat desa, bertujuan meningkatkan kemampuan warga dalam menghadapi risiko sejak dini.
Baru-baru ini, Harita Nickel menyelenggarakan Pelatihan Tanggap Bencana di Desa Kawasi, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Malut. Desa ini merupakan wilayah yang berdekatan dengan area operasional perusahaan sekaligus termasuk dalam kawasan dengan risiko bencana hidrometeorologi tinggi. Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan untuk memperkuat ketahanan komunitas. Dalam kegiatan tersebut, dibentuk Tim Siaga Bencana Desa (TSBD) yang melibatkan 51 warga, siap menjadi garda terdepan kesiapsiagaan di

Related Post









Tinggalkan komentar