Redaksibengkulu.co.id – Jakarta. PT Pegadaian bersama sejumlah raksasa industri emas nasional tengah menginisiasi pembentukan Indonesia Bullion Market Association (IBMA). Langkah strategis ini bertujuan ganda: mendukung program Asta Cita pemerintah dan memantapkan posisi Indonesia sebagai pemain kunci di pasar emas global. IBMA direncanakan resmi beroperasi pada Juni 2026 mendatang.
Pembentukan Asosiasi Pasar Emas Indonesia ini merupakan hasil kesepakatan kolektif dari 11 perusahaan terkemuka di sektor emas dan logistik. Mereka adalah PT Pegadaian, Bank Syariah Indonesia (BSI), AMMAN, ICDX Group, Hartadinata Abadi, Sentral Kreasi Kencana (SKK), Lakuemas, Brinks, UBS Gold, Central Mega Kencana (CMK), serta anak usaha Pegadaian, PT Pegadaian Galeri 24.
Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, menegaskan bahwa kehadiran IBMA merupakan jawaban atas kebutuhan akan tata kelola pasar emas domestik yang lebih terintegrasi, transparan, akuntabel, dan kompetitif. Sebagai pelopor Bank Emas di Indonesia, Pegadaian berkomitmen penuh mendukung keberadaan IBMA ini.

Related Post
"Indonesia adalah salah satu produsen emas terbesar dunia. Dengan IBMA, kita tidak hanya ingin menjadi penonton, tetapi juga terlibat aktif dalam upaya pengembangan ekosistem emas dari hulu hingga hilir, memastikan emas lokal memiliki daya saing global," ujar Damar dalam keterangannya pada Jumat (13/3/2026).
Lebih lanjut, Damar menjelaskan bahwa IBMA akan menjadi pilar utama dalam mendukung implementasi Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam mempercepat hilirisasi dan industrialisasi sektor pertambangan. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah serta menjaga agar sirkulasi emas tetap berada di dalam negeri.
"Kehadiran IBMA diproyeksikan mampu memangkas biaya transaksi dan logistik bagi industri emas domestik dengan memastikan emas hasil tambang dalam negeri dapat diserap semaksimal mungkin oleh pasar domestik. Hal ini tidak hanya akan menghasilkan harga yang lebih kompetitif bagi nasabah ritel, tetapi juga memperkuat cadangan emas nasional sebagai instrumen stabilitas ekonomi makro," tambah Damar.
Pada momentum penting ini, Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Selfie Dewiyanti, dipercaya memimpin IBMA sebagai Ketua Umum. Penunjukan ini menjadi bentuk pengakuan kolektif dari para pelaku industri terhadap kredibilitas dan peran strategis Pegadaian dalam menahkodai ekosistem emas di Indonesia.
Dengan terbentuknya IBMA, diharapkan tercipta standar praktik pasar yang selaras dengan regulasi internasional, sehingga mampu menarik investasi lebih besar ke sektor emas Indonesia dan menciptakan kemandirian finansial yang berkelanjutan bagi bangsa.









Tinggalkan komentar