Redaksibengkulu.co.id melaporkan bahwa proyek hilirisasi peternakan ayam skala besar, yang digagas oleh Danantara dengan alokasi anggaran fantastis mencapai Rp 20 triliun, akan segera memasuki fase krusial. Peletakan batu pertama atau groundbreaking proyek strategis ini dijadwalkan berlangsung pada awal Februari 2026. Inisiatif ambisius ini dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya dalam menjamin pasokan daging ayam dan telur untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh pelosok Indonesia.
CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, mengonfirmasi kesiapan total proyek ini. Saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu (28/1/2026), Rosan mengungkapkan bahwa seluruh persiapan untuk enam proyek hilirisasi telah rampung sempurna. "Pokoknya semua sudah siap. Kita sih ada 6, semuanya sudah siap. Paling mungkin awal Februari ya," ujar Rosan. Meskipun demikian, ia belum merinci secara spesifik lima lokasi berbeda yang akan menjadi titik pembangunan proyek-proyek tersebut.
Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, dalam pernyataannya pada Jumat (7/11/2025) usai Rapat Koordinasi Hilirisasi Perkebunan dan Industri di Kantor Kementerian Pertanian, telah menekankan urgensi proyek ini. Amran menjelaskan bahwa Danantara telah mengalokasikan dana sebesar Rp 20 triliun untuk membangun fasilitas peternakan ayam pedaging dan petelur yang terintegrasi di berbagai wilayah.

Related Post
"Kita akan buat seluruh Indonesia untuk mensuplai MBG. Kita mensuplai, jangan sampai telur dan ayamnya ke depan shortage atau kekurangan. Jadi kita siapkan dari sekarang," tegas Amran. Pembangunan ini merupakan langkah antisipatif pemerintah untuk memastikan stabilitas pasokan protein hewani, sekaligus menjadi tulang punggung dalam mendukung keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu prioritas utama pemerintah.









Tinggalkan komentar