Bali Makin Cepat! Taksi Air Bandara-Canggu Cuma 30 Menit!

Bali Makin Cepat! Taksi Air Bandara-Canggu Cuma 30 Menit!

Redaksibengkulu.co.id – Kabar gembira bagi para pelancong dan warga Bali! Pemerintah tengah mematangkan rencana ambisius untuk menghadirkan taksi air atau water taxi di Pulau Dewata. Proyek transportasi laut inovatif ini digadang-gadang bakal menjadi solusi revolusioner, menawarkan alternatif perjalanan yang jauh lebih cepat, aman, dan nyaman dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai langsung menuju destinasi populer Canggu.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, mengungkapkan bahwa studi kelayakan (feasibility study) proyek ini telah rampung dikerjakan bersama PT Angkasa Pura Indonesia. Kajian mendalam yang meliputi aspek pasar, teknis, finansial, operasional, serta dampak sosial dan lingkungan tersebut menyimpulkan satu hal: proyek taksi air ini sangat layak untuk diteruskan. Sebagai langkah awal, rute prioritas yang akan dikembangkan adalah lintasan Sekeh, yang berdekatan dengan bandara, menuju kawasan Canggu (Berawa).

Bali Makin Cepat! Taksi Air Bandara-Canggu Cuma 30 Menit!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Perjalanan darat dari Bandara Ngurah Rai ke Canggu yang selama ini memakan waktu antara 1 hingga 2 jam, kini diproyeksikan akan terpangkas drastis. "Dengan kehadiran water taxi, waktu tempuh tersebut dapat dipersingkat menjadi maksimal 30 menit saja," jelas Heru dalam pernyataan resminya. Ia menambahkan, efisiensi waktu ini tidak hanya akan memberikan nilai tambah signifikan bagi para pengguna jasa, tetapi juga secara langsung meningkatkan daya saing Bali sebagai destinasi wisata unggulan.

COLLABMEDIANET

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menerangkan bahwa saat ini proyek masih dalam tahap penyusunan Detailed Engineering Design (DED) dan pengurusan berbagai perizinan yang diperlukan, berkolaborasi dengan PT Angkasa Pura Indonesia. Tahapan krusial ini ditargetkan rampung pada tahun 2026. "ASDP pada prinsipnya berkomitmen penuh mendukung kebijakan pemerintah dalam mengembangkan konektivitas transportasi yang terintegrasi, dengan selalu mengutamakan aspek keselamatan, kesiapan infrastruktur, serta relevansi dengan kebutuhan nyata di lapangan," tegas Windy.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memaparkan bahwa kebutuhan investasi awal untuk merealisasikan proyek ambisius ini diperkirakan mencapai Rp 1,21 triliun. Angka fantastis ini bukan tanpa alasan. "Canggu termasuk dalam tiga besar destinasi wisata dengan tingkat minat tertinggi, baik dari wisatawan domestik maupun mancanegara di Bali," ungkap Dudy dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi V DPR RI. Oleh karena itu, investasi sebesar Rp 1,21 triliun dialokasikan untuk komponen investasi awal demi mendukung pengembangan kawasan strategis tersebut.

Demi menjamin aspek keselamatan pelayaran yang optimal, Dudy menambahkan bahwa desain proyek taksi air ini juga akan mencakup pembangunan fasilitas penahan gelombang (breakwater). Struktur ini krusial, terutama akan ditempatkan di titik-titik perairan yang dikenal memiliki karakter ekstrem, seperti di kawasan Pantai Sekeh dekat Bandara Ngurah Rai dan di Pantai Berawa, Canggu.

Kehadiran taksi air ini diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi mobilitas wisatawan dan masyarakat di Bali, tetapi juga secara signifikan mengurangi beban kemacetan di jalur darat yang selama ini menjadi salah satu permasalahan utama. "Langkah percepatan terus kami genjot, mulai dari penyelesaian studi hingga perampungan desain teknis, demi memastikan implementasi proyek ini dapat berjalan tepat waktu sesuai target," pungkas Dudy, menegaskan komitmen pemerintah.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar