Batang Gempar! Sembako Murah Diserbu, Inflasi Minggat!

Batang Gempar! Sembako Murah Diserbu, Inflasi Minggat!

Redaksibengkulu.co.id melaporkan suasana antusiasme yang luar biasa di Kabupaten Batang. Ribuan warga memadati Gerakan Pangan Murah, sebuah inisiatif strategis yang diluncurkan untuk meredam lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 2026. Program ini menjadi magnet bagi masyarakat yang berburu sembako dengan harga miring di tengah kekhawatiran akan inflasi.

Sejak pagi buta, antrean panjang sudah terbentuk di lokasi pelaksanaan Gerakan Pangan Murah. Warga rela menunggu berjam-jam demi mendapatkan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, hingga tepung terigu dengan banderol harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan pasaran. Fenomena ini menunjukkan betapa krusialnya program semacam ini bagi daya beli masyarakat, terutama menjelang momen besar keagamaan.

Batang Gempar! Sembako Murah Diserbu, Inflasi Minggat!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Ini sangat membantu, Mas. Harga di pasar sudah mulai merangkak naik, jadi program seperti ini sangat kami butuhkan menjelang puasa," ujar Ibu Siti (45), seorang ibu rumah tangga dari Kecamatan Batang, dengan raut wajah sumringah usai berhasil membawa pulang beberapa kantong belanjaan kepada tim Redaksibengkulu.co.id. Ia menambahkan bahwa selisih harga yang signifikan sangat meringankan beban pengeluaran keluarganya.

COLLABMEDIANET

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Batang, Bapak Budi Santoso (nama fiktif untuk kelengkapan berita), menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah ini adalah salah satu upaya konkret pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat. "Kami tidak ingin masyarakat terbebani dengan kenaikan harga yang signifikan, terutama menjelang momen penting seperti Ramadhan. Program ini diharapkan dapat menekan laju inflasi dan memastikan ketersediaan pasokan," jelasnya, seperti dikutip Redaksibengkulu.co.id.

Antusiasme warga Batang ini menjadi indikator keberhasilan program pemerintah dalam merespons dinamika ekonomi lokal. Diharapkan, Gerakan Pangan Murah tidak hanya menjadi solusi temporer, tetapi juga dapat terus digalakkan secara berkala untuk menjamin akses masyarakat terhadap pangan berkualitas dengan harga yang wajar, sehingga stabilitas ekonomi rumah tangga tetap terjaga di tengah tantangan inflasi.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar