Bursa Membara! 11 Perusahaan Jumbo Antre IPO!

Bursa Membara! 11 Perusahaan Jumbo Antre IPO!

Redaksibengkulu.co.id – Geliat pasar modal Indonesia semakin memanas dengan antrean panjang perusahaan yang siap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Terkini, BEI mencatat sebanyak 12 calon emiten tengah dalam proses penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO), di mana mayoritas atau 11 di antaranya merupakan perusahaan dengan skala aset jumbo.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, dalam laporannya yang dikutip pada Sabtu (28/3/2026). Nyoman Yetna merinci lebih lanjut bahwa dari total 12 calon perusahaan tersebut, hanya satu yang masuk kategori aset skala menengah, yakni dengan nilai aset antara Rp 50 miliar hingga Rp 250 miliar. Sementara itu, sebelas calon emiten lainnya merupakan perusahaan berskala besar, dengan nilai aset di atas Rp 250 miliar.

Bursa Membara! 11 Perusahaan Jumbo Antre IPO!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"1 perusahaan aset skala menengah, aset antara Rp 50 miliar sampai dengan Rp 250 miliar. 11 Perusahaan aset skala besar, aset di atas Rp 250 miliar," ujar Nyoman, menegaskan potensi besar yang akan segera meramaikan bursa.

COLLABMEDIANET

Keberagaman sektor menjadi salah satu ciri khas dari deretan calon emiten ini. Dua belas perusahaan tersebut tersebar di berbagai bidang industri, meliputi tiga perusahaan dari sektor consumer non-cyclicals, satu dari sektor energi, satu dari sektor financials, dua dari sektor healthcare, dua dari sektor infrastructures, dua dari sektor technology, serta satu dari sektor transportation & logistic.

Tak hanya di segmen saham, dinamika pasar modal juga terlihat pada instrumen utang. BEI turut mencatat aktivitas signifikan dalam penerbitan Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS). Hingga saat ini, tercatat sudah 45 emisi dari 30 penerbit EBUS yang berhasil diterbitkan, dengan total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp 50,87 triliun.

Prospek penerbitan EBUS pun tak kalah menjanjikan. Per 27 Maret 2026, sebanyak 28 emisi dari 20 penerbit EBUS masih dalam antrean pipeline. Antrean obligasi ini juga menunjukkan diversifikasi sektor yang menarik, di antaranya satu perusahaan dari sektor basic materials, satu dari consumer non-cyclicals, dua dari energi, sepuluh dari financials, dan enam dari infrastructures. Kondisi ini mencerminkan optimisme pelaku pasar terhadap pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan pendanaan korporasi di berbagai sektor.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar