Redaksibengkulu.co.id – Kabar mengejutkan datang dari dunia musik Tanah Air. Tyo Nugros, drummer kenamaan yang dikenal lewat kiprahnya bersama Dewa 19, baru-baru ini harus menelan pil pahit setelah dicekal keberangkatannya ke luar negeri. Insiden ini terjadi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) pada Sabtu (6/6) lalu, ketika Tyo dijadwalkan terbang ke Malaysia untuk tampil dalam konser Dewa 19. Pencekalan tersebut diduga kuat terkait dengan kewajiban piutang negara yang belum terselesaikan oleh sebuah badan usaha yang memiliki kaitan erat dengannya.
Adi Wibowo, Kepala Subdirektorat Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), mengonfirmasi insiden tersebut. Menurutnya, status pencekalan terhadap Tyo Nugros akan terus berlaku dan dievaluasi berdasarkan progres penyelesaian piutang negara yang sedang ditangani. "Jangka waktu pencekalan akan mengikuti ketentuan yang berlaku. Setiap langkah yang diambil akan selalu kami evaluasi seiring dengan perkembangan pengurusan piutang negara yang sedang berjalan," jelas Adi kepada redaksibengkulu.co.id, Kamis (11/6).

Lebih lanjut, Adi menegaskan bahwa seluruh proses pencekalan dilakukan sesuai dengan mekanisme dan prosedur hukum yang berlaku. Namun, ia tidak dapat memberikan rincian lebih lanjut mengenai kasus spesifik maupun besaran piutang negara yang menjadi pangkal masalah. "Kami tidak bisa menyampaikan semua detail karena ini menyangkut informasi yang bersifat individual. Mohon dimaklumi," tambahnya, menjaga kerahasiaan data pribadi yang diatur dalam undang-undang.
Also Read
Adi juga mengungkapkan bahwa upaya penyelesaian piutang negara ini bukanlah perkara baru, melainkan telah berlangsung dalam kurun waktu yang cukup lama. Piutang tersebut, menurutnya, berkaitan dengan kewajiban yang harus diselesaikan oleh sebuah badan usaha tertentu, di mana Tyo Nugros memiliki keterkaitan di dalamnya. "Ini adalah proses penyelesaian piutang negara yang sudah berjalan cukup lama dan terkait dengan badan usaha tertentu yang ada hubungannya dengan Tyo Nugros," pungkasnya. Akibatnya, Tyo Nugros kini harus menunda rencana perjalanan internasionalnya hingga kewajiban tersebut tuntas diselesaikan.




