MBG Tetap Lanjut! Istana Bongkar Rahasia Perbaikan Total!

Author Image

Hadi Wibawa

19 Juni 2026, 20:26 WIB

Redaksibengkulu.co.id, Jakarta – Kabar gembira bagi jutaan penerima manfaat! Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan akan terus bergulir tanpa hambatan. Penegasan ini disampaikan langsung oleh Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman, yang menggarisbawahi komitmen kuat pemerintah di tengah proses pembenahan internal yang tengah berlangsung di Badan Gizi Nasional (BGN).

Dudung, dalam keterangan resminya pada Jumat (19/6/2026), menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam terhadap setiap permasalahan. Perubahan pimpinan BGN dan langkah hukum yang sedang berjalan adalah bukti nyata responsivitas dan transparansi. "Pemerintah memiliki keberanian untuk melakukan evaluasi, memperbaiki kelemahan, dan membenahi tata kelola program agar semakin baik ke depan," ujarnya, menekankan bahwa kendala internal justru menjadi momentum untuk perbaikan menyeluruh.

MBG Tetap Lanjut! Istana Bongkar Rahasia Perbaikan Total!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Lebih lanjut, KSP memastikan bahwa arahan Presiden Prabowo Subianto sangat jelas: program yang menyangkut hajat hidup orang banyak ini tidak boleh terhenti. "Presiden memastikan bahwa program Makan Bergizi Gratis tetap dilanjutkan, karena program ini menyangkut kebutuhan dasar rakyat, terutama anak-anak sekolah, ibu hamil, dan kelompok rentan," tegas Dudung. Ia menambahkan, masalah yang ada harus dijadikan pelajaran untuk memperbaiki sistem, bukan alasan untuk berhenti.

Sebagai langkah konkret, KSP telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah. Dari hasil pantauan langsung di lapangan, Dudung mengungkapkan adanya banyak satuan pelayanan yang sudah mengadopsi standar operasional dengan sangat baik.

KSP menemukan SPPG yang telah beroperasi sesuai standar ketat, meliputi kebersihan dapur, kualitas bahan makanan, keamanan pangan, ketepatan distribusi, hingga pelayanan prima kepada penerima manfaat. "SPPG yang sudah sesuai standar ini dapat dijadikan percontohan, agar praktik baik di lapangan bisa direplikasikan di daerah lain, tentu dengan tetap menyesuaikan kondisi dan kebutuhan masing-masing wilayah," jelasnya, menyoroti pentingnya adaptasi lokal.

Dudung menambahkan, saat ini pelaksanaan program di tingkat akar rumput sudah mulai diperbaiki dengan sistem pengawasan yang jauh lebih ketat, bersih, transparan, dan terukur. Untuk memastikan akuntabilitas penuh, KSP juga membuka pintu lebar bagi partisipasi masyarakat dalam melakukan pengawasan. Hal ini krusial agar program tidak hanya mengejar target kuantitas, namun juga kualitas dan dampak nyata.

Prioritas utama pemerintah adalah memastikan distribusi makanan bergizi ini menjangkau lapisan masyarakat yang paling membutuhkan, termasuk di wilayah terpencil dan terluar Indonesia.

Related Post